Browse By

Tag Archives: Padepokan Dimas Kanjeng

Terlibat Pembunuhan, Anak Buah “Dimas Kanjeng” Divonis 10 Tahun Penjara

Terdakwa Wahyudi usai menjalani persidangan di PN Kraksaan, Selasa (10/10).

JPU-Terdakwa Kompak Banding

KRAKSAAN – Sidang kasus pembunuhan terhadap mantan Sultan Padepokan Dimas Kanjeng Ismail Hidayah dengan terdakwa Wahyudi, klimaks. Kemarin (10/10), majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan menyatakan Wahyudi terbukti melakukan tindak pidana pembunuhan berencana. Sehingga, divonis dengan hukuman penjara selama 10 tahun. Baca Selengkapnya

Dua Sultan Bantah Ada Mahar

Dua saksi meringankan diambil sumpahnya sebelum memberikan kesaksian di PN Kraksaan, kemarin.

Jadi Saksi Meringankan Terdakwa

KRAKSAAN – Sidang lanjutan kasus penipuan terhadap Suprayitno, warga Kabupaten Jember dengan terdakwa Dimas Kanjeng  Taat Pribadi kembali digelar di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan. Kemarin, penasihat hukum terdakwa  menghadirkan dua saksi meringankan dan seorang saksi ahli. Baca Selengkapnya

Empat Sultan Akui Beri Mahar

KRAKSAAN – Empat Sultan Agung Padepokan Dimas Kanjeng mengakui menyerahkan uang mahar. Kemarin, pengakuan itu disampaikan dalam sidang kasus penipuan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi di  Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan.

Namun, mereka menyebut uang itu untuk pembangunan di Padepokan. Kemarin, Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan lima Sultan Agung Padepokan Dimas Kanjeng  sebagai saksi. Yakni, Wahyu Wijaya, Suparman, Karimullah, Ahmad Subairi, dan Mishal Budianto. Baca Selengkapnya

Kompak Mengaku Terpaksa

Kesaksian yang Tertulis dalam BAP

KRAKSAAN – Lima eksekutor pembunuh Abdul Gani, salah satu sultan Padepokan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, dihadirkan dalam  persidangan dengan agenda pemeriksaan saksi di PN Kraksaan ,kemarin (27/4). Dalam sidang itu,  banyak kesaksian saksi yang berbeda  dengan di Berita Acara Pemeriksaan  (BAP). Baca Selengkapnya

Giliran Subairi Dituntut 15 Bulan

KRAKSAAN – Satu persatu terdakwa kasus penipuan berkedok penggandaan uang dengan korban Suhadi Prayitno, dituntut hukuman penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU). Kemarin, giliran terdakwa Ahmad Subairi, 44, yang dimintakan hukuman selama 15 bulan penjara oleh JPU.

Tuntutan itu, dibacakan oleh JPU  Kabupaten Probolinggo dalam persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan. JPU menilai, terdakwa telah terbukti melanggar pasal 378 KUHP juncto pasal 56 ke-2 KUHP. Karenanya, JPU meminta majelis  hakim menghukum sultan di Padepokan Dimas Kanjeng, itu selama 15 bulan penjara. Baca Selengkapnya

Sultan Padepokan Divonis 2 Tahun

Terjerat Kasus Penipuan

KRAKSAAN – Salah satu sultan di Padepokan Dimas Kanjeng, Suparman, 45, divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan. Kemarin, pria yang terjerat kasus penipuan dan penggelapan dengan korban  Suhadi Prayitno, itu divonis  hukuman 2 tahun penjara. Baca Selengkapnya

Dimas Kanjeng Segera Disidang di Kraksaan

Berkas Kasus Pembunuhan- Penipuan Dilimpahkan ke Kejaksaan

SURABAYA-Dimas Kanjeng Taat Pribadi sang pemilik Padepokan Dimas Kanjeng bakal segera disidang. Itu, setelah  Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa  Timur kemarin menerima pelimpahaan berkas tahap dua tersangka Dimas Kanjeng.

Berkas yang dilimpahkan itu terkait kasus pembunuhan eks dua pengikutnya; Ismail Hidayat dan Abdul Gani. Serta, kasus penipuan penggandaan uang dengan korban Prayitno  asal Jember. Kasi Penerangan Hukum (Penkum) Kejati Jatim Richard Marpaung membenarkan jika kejaksaan telah menerima pelimpahan tahap dua kasus penipuan dan pembunuhan yang  menjerat Taat Pribadi. Baca Selengkapnya

Incoming search terms:

  • bokep april 2017
  • saksibiwi

Dua Sultan Segera Disidang di Kraksaan

Terlibat Dugaan Penipuan Rp 850 Juta

KRAKSAAN- Dua sultan agung Padepokan Dimas Kanjeng, Suparman dan Karimullah dipastikan akan diadili di Pengadilan Negeri (PN) Kraksaan, Kabupaten Probolinggo. Kemarin (29/12), penyidik Ditreskrimum Polda Jatim  melimpahkan berkas beserta  tersangka ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim). Baca Selengkapnya

Marwah Daud-Istri Pertama Kanjeng Ikuti Sidang

SESUAI prediksi sebelumnya, sidang kasus pembunuhan eks dua sultan Padepokan Dimas Kanjeng; Abdul Gani dan Ismail Hidayah yang menghadirkan Dimas Kanjeng Taat Pribadi, kemarin dipenuhi pengunjung. Sejumlah pengikut padepokan tampak memenuhi ruang sidang.

Dari pantauan Jawa Pos Radar Bromo,  selain sejumlah pengikut, juga tampak  istri pertama Taat Pribadi, Rahma Hidayati dan anak sulungnya. Tampak pula Marwah  Daud, ketua Yayasan Kraton Kasultanan  Raja Prabu Rajasa Nagara. Baca Selengkapnya