Browse By

Category Archives: Budaya

Mohon Keselamatan, Warga Tengger Gelar Pujan Kapat

Ritual Pujan Kapat oleh suku Tengger di rumah tiap kades dan dipimpin pandita.

SUKAPURA – Warga Suku Tengger di Kabupaten Probolinggo, menggelar ritual Pujan Kupat, kemarin (24/10). Ritual yang bertujuan memohon keselamatan bumi dan langit itu, dipusatkan di rumah tiap kepala desa.

Kastaman, kepala desa (Kades) Ngadas, kecamatan Sukapura, mengatakan, kegiatan ini untuk memohon keselamatan. Baik itu keselamatan bumi, langit dan juga keseluruhan warga suku tengger. Pujan kupat sendiri berarti permohonan selamat di bulan keempat (papat) saka kalender suku Tengger. Karena itu, ritual ini bukan hanya digelar di Desa Ngadas, melainkan di desa lain yang juga merupakan keturunan suku tengger. Baca Selengkapnya

Pengiring Doro Getak Yang Tetap Lestari

Seiring dengan perkembangan zaman, mudik dukduk dikolaborasikan dengan beragam kegiatan seni.

Sebagai musik tradisional, dukduk tetap lestari hingga kini di sejumlah daerah. Termasuk di Probolinggo.  Baik itu sebagai permainan doro getak sesuai fungsi awalnya, maupun sebagai pengiring musik yang  berkembang saat ini. Keberadaannya itu, tidak lepas dari peran pegiat seni di daerah setempat. Baca Selengkapnya

Nyuci Jimat Klontongan

Dukun dan sesepuh Suku Tengger Sukapura menyucikan Jimat Klontongan di Punden Ngadisari.

Tradisi Suci sebelum Karo

SELAIN hari raya Yadnya Kasada yang terkenal, suku Tengger di kawasan Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, juga merayakan puncak Pawedalan Jagat (selamatan bumi) atau lebih akrab disebut Karo. Sehari sebelum puncak peringati hari raya Karo, ada tahapan penting yang  harus dilakukan suku Tengger. Yaitu,  upacara Nyuci Jimat Klontongan (Menyucikan Jimat Klontongan). Baca Selengkapnya

Gelar Ojung untuk Minta Hujan

Warga Dusun Gunung Tugel, Desa Curah Tulis saat melakukan Ojung.

TONGAS – Warga Dusun Gunung Tugel, Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo menggelar tradisi ojung, sebagai  tradisi untuk meminta hujan. Maklum, sejumlah desa di kabupaten kini harus merasakan kekeringan  akibat musim kemarau.

Dalam kegiatan yang berlangsung  sejak pukul 13.00 hingga 17.00 itu,  tidak dibatasi dari warga mana saja. Warga di luar Dusun Gunung Tugel  juga diperbolehkan melakukan tradisi  tersebut. Dusun Gunung Tugel sendiri juga mengalami kekeringan saat musim kemarau. Terbukti, dalam setahun, hujan turun hanya sekali. Baca Selengkapnya

Tampilan Kesenian Daerah Pukau Penonton

Pementasan sendratari Kidung Tengger semakin menarik dengan latar belakang Gunung Bromo.

SUKAPURA – Gelaran Eksotika Bromo yang digelar Pemkab Probolinggo di lautan pasir kemarin (7/7), berjalan   sukses. Wisatawan lokal maupun mancanegara yang memenuhi lokasi acara, puas dengan sajian yang ditampilkan. Terlebih, kegiatan ini digelar mendekati perayaan Yadnya Kasada. Sehingga, seluruh wisatawan akan tetap  berada di Bromo hingga perayaan tersebut. Baca Selengkapnya

Jalani Ritual Mengambil Air Suci di Madakaripura

Umat Hindu Tengger menjalankan ritual mengambil air suci di air terjun Madakaripura.

LUMBANG – Sejumlah tokoh Hindu Tengger, menjalankan ritual Mendak Tirta di air terjun madakaripura, kemarin (6/7). Ritual  itu dilakukan sebagai tahapan pelaksanaan Yadnya Kasada yang akan digelar 9-10 Juli mendatang.

Mendak Tirta adalah proses  pengambilan air suci dari 4 titik  di 4 daerah yang berada di kawasan Gunung Bromo.  Di antaranya, Kabupaten Pasuruan, dimana untuk air sucinya diambil di Widodaren; Kabupaten Lumajang ada 2 lokasi untuk pengambilan air sucinya, yakni di sumber air di Ranu Pane dan  Pura Senduro. Baca Selengkapnya

Arak Ogoh-ogoh sebelum Dibakar

TOSARI – Seluruh umat Hindu yang berasal  dari suku Tengger di lereng Gunung Bromo, merayakan ritual Tawur Kasanga. Itu, merupakan salah satu ritual yang diyakini untuk melawan hawa nafsu negatif yang berasal dari alam maupun dalam diri  manusia.

Ritual itu juga merupakan bagian dalam menyambut Tahun Baru Saka 1939.  Rangkaian perayaan tersebut diawali dengan pawai ogoh-ogoh dari 9 desa di Kecamatan Tosari dan satu desa di Kecamatan Puspo. Pawai yang diiringi kesenian musik Baleganjur itu, kemudian berakhir di lapangan Tosari  untuk melakukan ritual persembahyangan kepada Syah Hyang Widi. Baca Selengkapnya

Jalani Melasti sebelum Nyepi

SUKAPURA – Ratusan umat hindu di Lumajang, Pasuruan, Malang, dan Probolinggo, berbondong-bondong mendatangi Gunung Widodaren yang berada di belakang Gunung Bromo. Mereka melaksanakan ritual atau upacara  Melasti.

Ritual ini dilakukan untuk menyucikan diri jelang hari raya Nyepi. Ritual tersebut dimulai sekitar pukul 10.00 dan selesai sekitar pukul 12.30. Umat Hindu di empat daerah tersebut tampak khusyuk mendengar doa-doa yang dibaca. Baca Selengkapnya

Warga Tengger Tetap Larung Sesaji

Radius Aman Satu Kilometer

PROBOLINGGO-Pemkab Probolinggo dipusingkan dengan perayaan Yadnya Kasada tahun ini. Pasalnya, meski statusnya turun pasca erupsi dari siaga (level III) ke waspada (level II), aktivitas Gunung Bromo pasca erupsi masih tinggi.

Meski begitu, warga suku Tengger tetap nekat untuk larung sesaji ke kawah Bromo dengan alasan sudah menyatu dengan alam. Kepala Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbupdar) Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, dengan kondisi Gunung Bromo yang masih mengeluarkan asap dan abu vulkanik, tentunya seluruh warga harus mematuhi larangan mendekat ke kawah dengan radius satu kilometer. Hal itu semata-mata demi keamanan warga.  Baca Selengkapnya

Menang, Harga Sapi Bisa Melonjak

PROBOLINGGO – Pecinta karapan sapi brujul dari tahun ke tahun semakin banyak. Maklum, semakin sering mengikuti karapan dan menang, maka harga jual sapi tersebut semakin tinggi. Rata-rata sapi karapan juga dibeli oleh pehobi karapan juga. Selain itu,  karapan sapi brujul ini juga menjadi ikon Kota Probolinggo. Baca Selengkapnya