Browse By

Bangkai Sudah Bau, Batal Jual Sirip Paus

Ikan paus yang terdampar di Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas Kabupaten Probolinggo.

TONGAS – Warga Desa Tongas Wetan, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo kemarin pagi banyak yang mendatangi kawasan pesisir di Dusun Mendoan. Mereka ingin melihat bangkai ikan paus yang dibawa para nelayan.

Ikan paus itu ditemukan Atim, nelayan setempat di kawasan Pembangkit Listrik Tenaga Gas (PLTG) di Grati, sekitar pukul 06.90. Dari situ, Atim dan sejumlah temannya membawa bangkai paus jenis sikat (eubalaena glacialis) dengan panjang sekitar 5 meter dan berat sekitar 1 ton lebih itu dengan dua perahu.

Bangkai ikan paus itu sampai di perairan Tongas Wetan sekitar pukul 08;00. Awalnya, Atim dan teman- temannya berniat menjual ikan paus itu. Yakni dengan menjual bagian sirip ikan tersebut. Namun, lantaran kondisi bangkai itu sudah berbau, rencana menjual sirip ikan itu pun tak jadi dilakukan. Maklum saja, diprediksi bangkai ikan paus itu sudah mati sekitar 3 hari sebelum ditemukan.

“Semula akan kami jual siripnya. Tapi, karena sudah berbau, maka kami urungkan niat itu dan akan menguburkannya.” kata Malik, salah seorang warga lain. Malik menjelaskan, rencananya penguburan ikan itu sendiri masih menunggu surutnya air. Sampai pukul 10.00 pagi kemarin, ikan itu masih berada sekitar jarak 10 meter dari bibir pantai. (radar)

Loading...