Browse By

Giliran Kabid Desa di Dinas PMD Diperiksa

Petugas saat mengeler 2 PNS Kecamatan Gading yang jadi tersangka dalam kasus pemotongan dana desa, beberapa waktu lalu

KRAKSAAN – Penyidik tipikor Polres Probolinggo terus mengusut pemotongan dana desa (DD) di Kecamatan Gading, Kabupaten Probolinggo. Usai meminta keterangan sejumlah kepala desa, kemarin (16/10) giliran Kabid Desa di Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Pemkab Probolinggo bernama Puja yang dimintai keterangan.

Kasat Reskrim Polres Probolinggo, AKP Riyanto mengatakan, pihaknya terus mengembangkan kasus pemotongan DD di Gadihg itu. “Saat ini masih pemeriksaan saksi-saksi. Tadi (kemarin), kami periksa dari Dinas Pemerdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), yaitu saksi Puja yang jadi Kabid Desa,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo kemarin.

Perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu menguraikan, pihaknya sejatinya sudah memiliki dua alat bukti. Namun, keterangan saksi-saksi dibutuhkan untuk melengkapi proses penyidikan. Dengan begitu, pembuktian dalam prrsidangan bisa lebihi kuat. “Saksi yang sudah kami mintai keterangan sudah banyak. Sekitar 20 saksi lebih,” terang mantan Kasatreskrim Polres Pasuruan Kota itu.

Saat disinggung soal rencana pemeriksaan terhadap Camat Gading, Riyanto menyebut pihaknya tetap berencana melakukan pemanggilan. “Camat Gading belum kami periksa. Nanti pasti kami periksa juga,” terangnya.

Loading...

Diketahui, dalam kasus pemotongan dana desa itu, polisi telah menetapkan dua tersangka. Yakni kepala Seksi Pembangunan (kasipem)Sapari dan staf Kecamatan Gading Zainal Abidin yang berstatus sebagai PNS di Pemkab, Probolinggo.

Mereka disangka pasal berlapis. Yakni pasal 12, huruf E sub pasal 12 huruf F, undang-undang (UU) nomor 20 tahun 2001, tentang tindak pidana korupsi, Jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. (radar)