Browse By

Ciduk 11 PSK dari Tangkis, Langsung Ditipiring

11 PSK yang diamankan dari Tangkis, Gempol saat didata di Mapolres Pasuruan, kemarin.

BANGIL – Meski dikenal dengan sebutan kota santri, namun Kabupaten Pasuruan sejauh ini belum bisa steril dari bisnis esek-esek. Buktinya, untuk kesekian kalinya razia yang digelar petugas berhasil menciduk belasan pekerja seks komersial (PSK).

Loading...

Dalam razia yang digelar di kawasan Tangkis, Gempol, Kamis malam (12/10) petugas berhasil menjaring kupu-kupu malam. Mereka diciduk saat menunggu pelanggan di area bantaran sungai Porong. malam itu. Kasat Shabara Polres Pasuruan, AKP Jaka Whinarno menyampaikan, operasi penyakit masyarakat tersebut melibatkan belasan personil. Dalam razia itu, petugas mennyisir gubuk-gubuk yang dijadikan para PSK setempat mangkal.

Menurut Jaka, razia tersebut digelar dalam rangka operasi binakusuma II. Operasi tersebut menekan tindak ganguan keamanan dan ketertiban masyarakat. Salah satu yang menjadi sasaran, adalah penyakit masyarakat berupa praktek prostitusi di wilayah hukum Polres Pasuruan.

“Sementara ini, kami masih mengamankan sebelas wanita penghibur. Tapi, yang perlu dicatat, nantinya kami akan terus menyisir tempat-tempat yang lain,” kata perwira polisi dengan tiga setrip di pundaknya itu.

Mereka yang berhasil diamankan, selanjutnya digiring ke Mapolres Pasuruan untuk menjalani pendataan. Selanjutnya, para PSK itupun disidang tindak pidana ringan (tipiring) di PN Bangil. “Usai kami lakukan pemeriksaan, akan kami bawa ke PN Bangil untuk menjalani sidang tipiring,” tutur dia (radar)