Browse By

Motor Tukang Bangunan Dimaling

Husen saat melapor ke Polres Probolinggo Kota, Kamis (12/10)

Saat Perbaiki Rumah Ketua Dewan

MAYANGAN – Pencurian sepeda motor (Curanmor), terus mengintai di Kota Probolinggo. Kemarin (12/10) pagi, giliran motor Yamaha Vixion Nopol N 5586 QY milik seorang tukang bangunan, hilang dimaling di rumah ketua DPRD Kota Probolinggo, Agus Rudianto Ghaffur.

Korban adalah Husen, warga Dusun Krajan, Desa Randu Putih, Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo. Motor produksi tahun 2014 warna biru itu, hilang di Jalan Serma Sugiono, Kelurahan Tisnonegaran, Kecamatan Mayangan.

Husen bercerita, mulanya dia bersama lima rekannya memperbaiki rumah milik orang tua Rudi, panggilan Agus Rudianto Ghaffur. Rencananya, rumah itu akan ditempati Ghaffur. Karena itu, rumah itu direnovasi lebih dulu.

Loading...

Pagi itu, korban seperti biasa memarkir motor miliknya di ruang depan rumah itu. Selanjutnya, dia bersama rekan-rekannya mengerjakan lantai dua, sekitar pukul 07.00. Biasanya menurut korban, semua motor diparkir di ruang depan. Kemudian, rolling door ditutup. Namun, kemarin tiga motor matik milik tiga rekannya, diparkir di luar. Rolling door pun tidak ditutup.

Sekitar pukul 10.00, korban turun ke lantai satu. Dia berniat membeli air minum dengan membawa galon. “Saya waktu itu mau beli air naik motor. Pas saya turun, motor sudah tidak ada. Kejadiannya sekitar pukul 10.00,” katanya saat dijumpai di SPKT Polres Probolinggo Kota.

Sadar motornya dicuri, korban diantar rekannya langsung melapor ke SPKT Polres Probolinggo Kota. Rekan korban itu menyebut, Rabu (11/10) pagi, ada seorang lelaki mencurigakan yang mampir ke rumah majikannya itu. Lelaki itu bertanya, kapan lantai dua akan dikerjakan.

“Orang itu sendirian, naik motor Mio. Kami tidak kenal. Tiba-tiba saja dia nanya. kapan kami mengerjakan lantai dua. Saya jawab tidak tahu,” terang lelaki bertopi Coklat yang enggan namanya disebut itu. Sementara itu, Ketua DPRD Kota Probolinggo Agus Rudianto Ghaffur saat dijumpai di rumahnya mengatakan, saat ini curanmor sedang marak. Pekerjaan rumah kepolisian pun bertambah.

Bahkan, hingga kini banyak kasus curanmor yang belum terungkap. Harusnya menurut dia, kepolisian memiliki terobosan untuk mengungkap curanmor. “Kasus seperti ini seringkali terjadi di kota. Harusnya pihak kepolisian memiliki terobosan baru untuk mengungkap pada pelaku,” tuturnya.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolingggo AKP Pujiyuno mengatakan, pihaknya akan berupaya maksimal untuk mengungkap kasus ini. “Kami belum terima laporannya. Namun, kami akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Harapannya, semua pelakunya bisa tertangkap,” singkatnya. (radar)