Browse By

Istri Disilingkuhi, Pria Ini Polisikan Anggota Polsek

NA (jaket merah) masuk ke dalam mobilnya usai menggerebek Ar, anggota Polsek Wonoasih yang dipergoki sekamar dengan istrinya, Rtf, Senin mlam (9/10).

Usai Digerebek dengan Istri

MAYANGAN – NA, 35, warga jalan Hasyim Asyari, Kelurahan Mangunharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo, resmi melaporkan istrinya, RTF, 29, dan pasangan selingkuhnya, AR, yang juga anggota Polsek Wonoasih. Laporan dilakukan ke Polres Probolinggo Kota, kemarin (11/10), pukul 12.00.

NA sendiri menggerebek saat sedang berdua di sebuah kamar dengan AR, Senin (9/10), pukul 23.30. Namun, NA tidak langsung melapor, malam itu. Laporan baru dilakukan, kemarin. “Saya resmi melaporkan mereka berdua. Saya benar benar tidak terima dengan apa yang dilakukan mereka berdua terhadap saya,” ujarnya.

Kedatangan NA sendiri ke Polres Probolinggo Kota, langsung disambut Provos Polda Jatim yang akan mengambil alih kasus tersebut. Di hadapan penyidik Provos Polda Jatim. NA menandatangani perihal laporannya. “Tadi saya langsung diminta tandatangan laporan yang saya buat. Juga dimintai keterangan tentang laporan saya. Perkara ini tidak lagi ditangani Polresta. Namun, dilimpahkan ke Polda Jatim,” ujarnya.

Loading...

Laporan itu sendiri menurut NA, sebagai bentuk kekecewaan dirinya pada istri dan selingkuhan istrinya. Sebab, dua tahun NA mengaku dibohongi keduanya. NA berharap, melalui laporan ini, keadilan bisa ditegakkan. “Saya berharap. AR dihukum lima tahun. Kalau di bawah lima tahun, saya minta dia dipecat. Kalau kepada istri yang berselingkuh, apapun yang terjadi, saya akan cerai. Ini saya sudah mengurus perceraian,” jelasnya.

Sementara itu, Wakapolres Probolinggo Kota Kompol Djumadi mengatakan, pihaknya akan memproses laporan yang dilayangkan kepada anggotanya. Namun, pihaknya belum bisa memastikan sanksi apa yang akan diberikan kepada anggotanya.

“Yang pasti akan kami tindaklanjuti. Tapi untuk saat ini, kami tidak bisa memastikan sanksi apa yang akan diberikan,” jelasnya, Jenis sanksi menurutnya, masih menunggu hasil penyelidikan. “Ditunggu saja hasil penyelidikannya bagaimana. Kan belum tahu di kamar ngapain mereka. Jadi menunggu hasil pemeriksaan penyidik. Baru nanti bisa ditentukan sanksi apa yang akan dijatuhkan kepada anggota yang ungkapnya. (radar)