Browse By

Pemkab Probolinggo Antisipasi Hujan Abu Vulkanis

Suasana rapat koordinasi untuk mengantisipasi erupsi Gunung Agung Bali di Pemkab Probolinggo, Senin (9/10).

KRAKSAAN – Status awas yang disandang Gunung Agung, di Kabupaten Karangasem, Bali, juga menjadi perhatian Pemkab Probolinggo. Sebab, diprediksi dampak erupsi Gunung Agung itu bisa sampai ke sejumlah daerah di sekitarnya. Termasuk, ke wilayah Kabupaten Probolinggo.

Karenanya, kemarin Pemkab Probolinggo melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menggelar rapat koordinasi persiapan menghadapi ancaman erupsi Gunung Agung. Rakor ini dipimpin oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretaris Daerah, Asyari. Serta, dihadiri Kepala Dinas Sosial Retno Ngasiti Dj; Kepala Pos Pengamatan Gunung Api Bromo Nur Fajidi; perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, dan camat se-Kabupaten Probolinggo.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Anung Widiarto mengatakan, dampak erupsi Gunung Agung dikhawatirkan membawa material berupa abu vulkanis saat arah angin mengarah ke Jawa Timur, khususnya ke Kabupaten Probolinggo. Karenanya, pihaknya menyiapkan langkah antisipasi sebelum, saat, dan setelah erupsi.

“Kami tidak ingin tidak ada persiapan jika wilayah Kabupaten Probolinggo terkena dampak erupsi Gunug Agung nanti,” ujarnya, kemarin.

Loading...

Anung mengatakan, tidak hanya instansi atau perangkat daerah yang harus siaga. Semua masyarakat juga harus siap mengantisipasi dampak erupsi ini. “Jadi perlu dilakukan sosialisasi pada masyarakat luas terkait pencegahan terhadap hujan abu bila Gunung Agung meletus,” ujarnya.

Pasca rapat, Anung berharap segera dilakukan sosialisasi untuk mengantisipasi dampak erupsi Gunung Agung. Para kepala OPD dan camat agar segera melakukan sosialisasi di lingkungan masing-masing dalam berbagai kesempatan.

Selain itu, meminta masing-masing instansi, OPD, dan lembaga terkait menginventarisir sumber daya yang dimiliki. Baik sumber daya manusia maupun sarana dan prasarana dalam kesiapsiagaan menghadapi erupsi Gunung Agung.

“Semua memang harus mempersiapkan. Perlu adanya koordinasi dengan Polres dan pihak yang berkaitan dengan penanganan bencana., ujar Anung. (radar)