Browse By

Kelaparan, Wisatawan Diduga Kesurupan

Petugas menggendong Khusnul Khotimah yang riba-tiba mengamuk usai turun dari Gunung Bromo, Minggu siang (8/10).

SUKAPURA – Warga Dusun Ngeteh, Desa Sukapura, Kabupaten Probolinggo, siang kemarin dibuat heboh siang kemarin (8/10). lni lantaran, ada wisatawan yang mendadak melompat dari motor dan berteriak-teriak hingga akhirnya tak sadarkan diri.

Wisatawan yang diketahui bernama Khusnul Khotimah, 20, Dusun Lumbang Boron, Desa Lumbangrejo, Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan tersebut. diduga mengalami kesurupan. Insiden itu sempat gempar lantaran insiden kesurupan terjadi di tepi jalan.

lnformasi yang berhasil dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, kejadian kesurupan yang berawal saat Sabtu (7/10) malam, korban bersama rombongan wisatawan dari Prigen berjumlah 54 orang berangkat menuju wisata Gunung Bromo. Rombongan tersebut tiba di Penanjakan Gunung Bromo pukul 02.00 Minggu (8110) dengan mengendarai 27 unit sepeda motor.

“Mereka ke Penanjakan untuk melihat sunrise. Selanjutnya pukul 10.00 mereka turun untuk pulang dari Gunung Bromo. Nah, saat dipertengahan perjalanan pulang, rombongan berhenti, untuk menunggu teman-teman yang tertinggal dibelakangnya. Lalu tiba-tiba kesurupan dan tidak sadarkan diri,” terang Brigadir Yuliarto, Unit Patroli Polsek Sukapura.

Loading...

Saat kejadian berlangsung, kebetulan ada petugas yang tengah berpatroli. Seketika itu juga, petugas yang melintas, mencoba menolong. Bahkan. petugas sempat mendatangkan orang pintar. Tapi upaya itu tak berhasil, karena korban masih berteriak-teriak.

“Wisatawan yang bersangkutan kesurupan di pinggir jalan, lalu kami datangkan tokoh masyarakat untuk mengobatinya karena berkaitan dengan alam ghaib,” terang Yuliarto. Pihaknya menduga korban kesurupan mengalami hipotermia. Pasalnya setelah diperiksa bagian perutnya kosong.

“Korban kurang makan dan faktor kedinginan, sehingga bisa berhalusinasi,” terangnya. Selang dua jam kemudian, korban akhirnya sadar. Nah, saat sadar itulah khusnul mengaku tidak makan nasi selama 4 hari karena diet.

“Jadi betul karena hipotermia, tokoh agama (dukun) tidak mampu menangani dan mengobatinya. Korban sadarkan diri setelah mencium bau ayam goreng, lalu memakannya,” terangnya (radar)