Browse By

Dua Mahasiswi Tewas Ditabrak Truk

Anggota Satlantas Polres Pasuruan melalukan olah TKP

PURWOSARI – Nasib nahas dialami dua mahasiswa perguruan tinggi di Malang asal Pasuruan ini. Saat hendak pulang ke rumahnya, keduanya mengalami kecelakaan di jalan raya Purwosari, tepatnya di kawasan Kertosari, Sabtu (7/10) malam. Keduanya meregang nyawa, setelah sempat mendapat perawatan di RSSA Malang.

Kedua mahasiswa itu yakni Rosi Dwi Ayu Purnomo, 18, warga Desa Kademangan, Kecamatan Kejayan dan Endrid Riyangga, 20, asal Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Saat itu keduanya dari Malang, dan hendak pulang ke rumahnya.

Keduanya mengendarai motor Honda Scoopy nopol N 5170 KE. Rosi Dwi Ayu Purnomo menyetir motor, sementara Endrid Riyangga berada di boncengan. Selama perjalanan dari Malang, motor yang dikendarai Rosi melaju dengan kecepatan cukup kencang.

Kecelakaan terjadi saat motor melintas di ruas jalan nasional jurusan Malang-Surabaya, Dusun Kedemangan, Desa Kertosari, Kecamatan Purwosari. Entah mengapa saat motor melaju dari arah selatan ke utara, tiba-tiba motor oleng ke kanan jalan. Motor lalu menghantam median jalan.

Loading...

Seketika itu pula, Rosi dan Endrid terhempas ke aspal. Karena laju motor cukup kencang, keduanya bahkan sampai terhempas melewati median jalan di arah berlawanan. Saat itulah petaka terjadi, karena disaat bersamaan tengah melaju kencang sebuah truk dari arah utara ke selatan. Truk itulah yang kemudian menabrak Rosi dan Fndrid, hingga akhirnya mengalami luka berat.

“Motornya tabrak median dulu, lalu korban terjatuh ke kanan dan tertabrak truk dari arah berlawanan. Saat itu juga, truknya langsung kabur kearah selatan atau menuju malang,” ungkap Kanitlaka Satlantas Polres Pasuruan Iptu Marti.

Insiden itu memantik warga berdatangan. Termasuk petugas kepolisian. Kedua korban yang tergeletak di badan jalan, secepatnya dievakuasi ke UGD Puskesmas Purwodadi. Di Puskesmas, medis sempat melakukan penanganan.

Akibat kecelakaan itu, Rosi mengalami luka kaki kanan memar, dahi robek, tangan kanan dan kirinya robek. Sedangkan Endrid luka di bagian kaki kirinya, kepala robek, tangan kanan memar. Karena luka keduanya parah, kedua malam itu juga dari Puskesmas Purwodadi dirujuk ke RSSA Malang.

“Saat di TKP dan Puskesmas, kedua korbannya masih hidup. Diketahui keduanya meninggal dalam penanganan medis di RSSA Malang, karena luka yang dialaminya parah,” terangnya.

Tabrakan juga membuat motor yang ditumpangi kedua korban, mengalami kerusakan. Spion kanan patah, slebor depan pecah. Kini, motor sudah diamankan poslantas setempat. “Dugaan kuat kami pemotor ngantuk dan kurang hati-hati saat mengendarai motor, hingga akhirnya menabrak¬† median jalan. Posisinya tak menguntungkan. Mestinya berhenti dan beristirahat sebentar, baru melanjutkan perjalanan kembali,” katanya.

Disinggung kedua korban malam itu dari mana, Marti mengatakan dari Malang hendak pulang ke rumahnya. Sesuai dengan keterangan yang didapat petugas dari pihak keluarga. “Fokus kami pada penanganan dan penyidikan lakanya saja. Lebih jelas terkait lainnya tidak bisa membeberkan secara detail,” tuturnya. (radar)