Browse By

Kakek 65 Tahun Kendat di Pohon Durian

Polisi melakukan olah TKP dl lokasi tempat ditemukannya Lesto, gantung diri, kemarin.

PURWODADI – Sesosok lelaki ditemukan tewas dengan posisi leher tergantung di sebuah dahan pohon durian di Dusun Krai, Desa Tambaksari, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan, kemarin (7/10) pagi. Tak ayal, kejadian ini mengundang perhatian warga dan aparat kepolisian.

Pria berusia 65 tahun itu diketahui bernama Lastro, warga Dusun Penjalinan, Desa Jatisari, Kecamatan Purwodadi. Dia merupakan pemilik kebun durian dimana jenazahnya ditemukan tergantung sekira pukul 07.15 WIB.

“Korban diketahui kali pertama oleh seorang sirarga yang juga kerabat korban. Setelah itu memanggil warga lain, aparat desa, hingga kepolisian,” ujar Kanit Reskrim Polsek Purwodadi, Aiptu Joko Santoso. Adanya kejadian ini sempat mengundang perhatian dan kecurigaan warga. Sebab, kondisi jenazah korban tidak benar-benar menggantung dengan selembar sarung yang diikatkan pada dahan pohon durian.  Apalagi, dahan itu hanya setinggi sekitar 1 meter dari permukaan tanah.

Saat ditemukan, kedua kaki korban juga masih memijak tanah dengan posisi kedua kaki menyilang. Aparat kepolisian dari Polsek Purwodadi langsung memasang garis polisi di tempat kejadian perkara (TKP). Mereka juga melakukan identifikasi dan olah TKP.

Loading...

“Berdasarkan pemeriksaan medis, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Sejauh ini kami memastikan kejadian ini murni bunuh diri,” ujar Joko. Dugaan polisi itu diperkuat dengan keterangan sejumlah saksi. Joko mengaku telah mengorek informasi dari keluarga korban dan warga sekitar. Hasilnya. diketahui korban memiliki riwayat penyakit menahun berupa asma.

“Menurut warga, korban juga tipikal orang yang tertutup. Bahkan, ada warga yang beberapa kali bertemu dengan korban sebelum kejadian, korban mengatakan ingin mati,” jelas Joko. Atas dasar itulah, polisi tidak melanjutkan penyelidikan. Pihak keluarga juga enggan bila korban diotopsi. Karenanya, Polsek Purwodadi menerbitkan surat pernyataan, jika pihak keluarga tidak menuntut proses hukum di kemudian hari atas kejadian ini. (radar)