Browse By

Hantam Truk, Tukang Ojek Tewas

Petugas saat mengevakuasi jenazah korban Bibit, kemarin.

PANDAAN – Perjalanan Bibit, 53 mengantarkan penumpangnya siang kemarin (6/10) berujung dengan tragedi. Tukang ojek itu meregang nyawa usai mengalami kecelakaan di jalan nasional Ma|ang-Surabaya di Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan.

Motor Yamaha Jupiter Z N 6985 VG yang dikemudikannya bertumbukan dengan sebuah  truk yang tengah menyeberang jalan. Truk muat asbes bernopol L 9146 VG itu hendak masuk ke tempat parkir.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, kecelakaan maut itu terjadi sekitar pukul 12.00. Siang itu, truk muat asbes yang dikemudikan Syamsul Hadi, 51, asal Balongsari Krajan, Kota Surabaya itu melaju dari arah utara ke selatan.

Saat sampai di lokasi kejadian, truk hendak menyeberang ke arah barat. Diduga saat menyeberang itu, sopir truk tak melihat lokasi sekitar. Sebab, pada waktu bersamaan kala itu, juga melaju motor Yamaha Jupiter Z dari arah selatan ke utara dengan kecepatan tinggi.

Loading...

Motor itu dikendarai Bibit, seorang tukang ojek. la siang itu hendak mengantarkan penumpangnya, Siti Nurfadilah, 13 pelajar asal Dusun Kanyuran, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan. Walhasil, tabrakan pun akhirnya tak bisa terelakkan. Bibit dan Siti Nurfadilah penumpang yang dibonceng pun sama-sama terpental. Keduanya sama- sama mengalami luka.

Bibit sang tukang ojek mengalami luka pada sikut kanan dan kirinya lecet, bibir atasnya juga alami luka. Hidungnya mengeluarkan darah segar. Sementara si penumpang, mengalami Iuka pada pelipis mata kanan dan kepala belakang.

Tak berselang lama, petugas Satlantas setempat mendatangi lokasi kejadian. Kedua korban pun langsung dilarikan ke UGD RS Mitra Sehat Medika di Bypass, Pandaan. Namun karena lukanya cukup parah, nyawa Bibit akhirnya tak tertolong.

“Karena lukanya parah, korban Bibit akhirnya meninggal di RS. la merupakan tukang ojek. Tiap harinya mangkal di depan SMPN 2 Pandaan., kata Kanit Lantas Polsek Pandaan, AKP Akhmad Sukiyanto. Dari olah TKP yang dilakukan pihaknya, kecelakaan itu terjadi karena kelalaian sopir truk. Sebab, sopir truk itu tak melihat kondisi sekitar saat hendak menyeberang.

“Sopir truknya kurang hati-hati saat belok. Mestinya, mendahulukan kendaraan yang melintas di lajur utama dulu. Bisa dikatakan posisinya (sopir truk) di pihak kurang menguntungkan dalam kejadian laka ini,” jelas perwira polisi dengan di pundaknya itu. (radar)