Browse By

Trailer Nyangkut di Rel, KA Mutiara Timur Telat 1,5 jam

KA Mutiara Timur harus berhenti karena bodi trailer muat alat berat nyangkut di rel KA (atas). Evakuasi  berhasil dilakukan setelah dipasang bantalan kayu.

LECES – Kereta Api (KA) Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya yang melintas di Desa Jorongan, Kecamatan Leces, Kabupaten Probolinggo,  kemarin (3/10), terpaksa tidak sampai tujuan sesuai jadwal. Pasalnya, di perlintasan jalan (PJL) 13, ada sebuah truk trailer muat alat berat yang nyangkut di rel KA.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo menyebutkan, trailer itu terjebak di rel KA sejak  pukul 13.07 siang. Kejadian itu bermula ketika  truk itu melaju dari arah selatan. Sesampainya di pertigaan Desa Jorongan, Kecamatan Leces,  trailer itu berbelok ke kiri menuju arah Kota Probolinggo.

Truk trailer nopol L 8345 UZ  yang dikemudikan Bambang  Subianto ini kemudian terjebak di rel KA, yang posisinya lebih tinggi dari aspal jalan. Akibatnya,  truk dengan tujuan Surabaya ini  tak bisa melintas karena bodi truk tertahan di rel KA.

Pada saat bersamaan, KA Mutiara Timur melaju dari arah selatan, dan sudah masuk di Stasiun Leces. Melihat truk tidak  bisa bergerak, sontak petugas penjaga perlintasan berusaha  untuk memberikan tanda agar  KA berhenti.

Loading...

Sembari membawa bendera kuning, petugas PJL bernama Saifuddin ini berlari hingga 400 meter ke stasiun Leces agar KA bisa menghentikan lajunya lebih dini.  “Sudah ada pemberitahuan  bahwa kereta sampai di Leces.  Melihat truk macet di perlintasan,  saya langsung keluar untuk menghentikan kereta,” tutur Saifuddin.

Beruntung, upaya keras Saifuddin membuahkan hasil. KA tersebut berhenti sekitar 20 meter sebelum  perlintasan. Saat itu, sopir truk dibantu sejumlah warga masih berusaha  mengevakuasi trailer. Tak mudah  mengevakuasi truk yang terjebak  di rel tersebut. Butuh waktu sekitar  1,5 jam bagi warga untuk mengevakuasi truk. Itu setelah anggota  kepolisian dan petugas KA me-  masang pengganjal dari kayu di  bagian tengah truk. Selain dipasang pengganjal, trailer juga di tarik dump truk. 

“Alhamdulillah sudah selesai pukul 14.40. Kejadian ini  mengakibatkan keberangkatan KA  Mutiara Timur jurusan Banyuwangi-Surabaya mengalami keterlambatan sekitar 1,5 jam,”  tutur Komandan Pelton Polisi  Khusus Kereta Api Jember Pasuruan, Kapten Mohamad Halil. 

Sementara itu, Kanit Laka Polres  Probolinggo Ipda Siswandi mengatakan, kejadian tersebut bukan  yang pertama kali. “Ini kan jalannya nanjak dan yang lewat juga kendaraan besar. Jadi sering tersangkut. Tetapi untuk kendaraan besar sebenarnya harus koordinasi dulu dengan pihak kepolisian  agar bisa dikawal,” jelasnya. 

Mengenai kondisi jalan, Siswandi menjelaskan akan berkoordinasi dengan pihak terkait. Sehingga, jalan bisa segera di perbaiki dan kejadian seperti kemarin tak lagi terulang. “Untuk  kondisi jalannya akan kami  koordinasikan kepada pihak terkait, agar segera ditangani,”  tambahnya. 

Tak hanya KA Mutiara Timur yang perjalanannya terganggu, kendaraan lain yang melintas di Jalan Lumajang menuju Wonoasih mengalami kemacetan sekitar 3 kilometer. Arus lalu lintas kembali normal ketika trailer berhasil  dievakuasi. (radar)