Browse By

Rp 9,9 M untuk Honor 2.361 GTT

Sumber dana honor guru SK Bupati

KRAKSAAN – Penantian ribuan guru tidak tetap (GTT) yang telah dinyatakan lulus seleksi untuk mendapatkan Surat  Keputusan (SK) Bupati Probolinggo,  akhirnya bisa bernapas lega. Sebab, kini mereka telah mengantongi SK yang selama ini mereka nanti-nantikan.

Bahkan, Pemkab Probolinggo juga telah menghitung honor yang akan diberikan kepada 2.361 guru tersebut. Meski baru menerima SK, Jumat (29/9) lalu, ribuan  guru ini akan mendapatkan honor terhitung  sejak Juli. Kini, pemkab telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp 9,9 miliar untuk honor 2.361 guru itu mulai Juli hingga akhir 2017.

Setiap GTT ber-SK Bupati itu akan mendapatkan honor Rp 700 ribu per bulan. Karena, SK pengangkatannya terhitung  sejak 1 Juli 2017, maka honor yang akan  mereka terima akan dirapel. Anggaran itu  dialokasikan dari Perubahan APBD (P-APBD)  2017 dan anggaran bantuan operasional sekolah (BOS) di setiap sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Kabupaten Probolinggo Dewi Korina mengatakan,  proses penataan 2.361 guru itu sudah tuntas  dan SK perorangan sudah rampung. “Ada  2.361 guru tidak tetap yang lulus verifikasi. Mereka yang berhak mendapatkan SK Bupati,” ujarnya, kepada Jawa Pos Radar  Bromo beberapa waktu lalu.

Loading...

Disinggung soal anggaran untuk honor ribuan GTT itu, Dewi mengatakan, pihaknya sudah mencari solusi terbaik. Hasilnya, di alokasikan honor dari P-APBD 2017  dan dana BOS. Total anggaran melalui  P-APBD sekitar Rp 6,3 miliar dan sekitar Rp 3,6 miliar dari dana BOS.

“Honor yang akan diterima sejak Juli kemarin. Jadi,  nantinya pencairan honor 2.361 guru itu akan dirapel,” ujarnya.  Dewi mengatakan, penyerahan SK perorangan untuk GTT itu juga termasuk ada  surat tugas penempatan. Demi pemerataan tenaga guru di semua lembaga  pendidikan di 24 kecamatan se Kabupaten Probolinggo,  guru PNS dan guru SK Bupati itu dilakukan pemerataan dan penataan.

“Jadi implikasi dari SK GTT ke SK Bupati itu secara otomatis  harus penataan guru sesuai kebutuhan  di 24 kecamatan,” ujarnya. (radar)