Browse By

Aksi Bersih Sampah Kali Surak

Aksi pegiat lingkungan membersihkan kali surak di Purwodadi pagi kemarin.

PURWODADI – Apa yang dilakukan warga dan sejumlah instansi ini patut di acungi jempol. Sebelum musim hujan  intens datang, mereka melakukan aksi  bersih-bersih di kali surak. Ini agar saat musim hujan datang, kali yang terbentang  di sepanjang jalan Malang-Surabaya, tepatnya di Purwosari-Purwodadi itu, tak  lagi meluap.

Wajar saja aksi bersih-bersih itu dilakukan. Sebab, musim hujan yang terjadi awal Januari silam, kali ini pernah  memutuskan arus lalulintas. Penyebabnya karena air meluap dan meluber ke jalan raya. Bahkan  terjadi banjir di sejumlah perkampungan warga dan areal persawahan yang ada.

Nah, agar kejadian serupa tak  terulang kembali di tahun ini, puluhan orang, tergabung dalam sejumlah komunitas, menggelar aksi bersih-bersih itu. Komunitas itu terdiri dari pegiat lingkungan, organisasi kemahasiswaan, karang taruna, BPBD, TNI dan Polri,  dan warga sekitar.

Mereka tumpek blek terjun ke sungai yang berada  di sisi sebelah barat ruas jalan nasional ini. Dari pantauan langsung Jawa  Pos Radar Bromo di lapangan,  para relawan mulai menggelar bersih-bersih sejak pagi. Meski terik matahari cukup panas, relawan menamakan dirinya gerakan sapu bersih sampah nyemplung kali (saber pungli) tersebut, rela untuk membersihkan sampah sampai siang hari.

Loading...

“Ini merupakan aksi spontanitas, bentuk kesadaran untuk menjaga kebersihan sungai dari sampah. Antisipasi dini banjir,  agar kejadian banjir di tahun  lalu tak terulang kembali di tahun ini,” jelas Sugiarto, penggiat  lingkungan asal Purwodadi sekaligus juga korlap aksi.

Puluhan orang terjun ke Kali Surak, satu persatu memungut  dan mengambil sampah yang ada disepanjang daerah aliran sungai (DAS) kali ini. Setelah  diambil, sampah dimasukkan ke dalam karung plastik dan di  bawa keluar dari sungai.

Tak hanya itu, beberapa diantaranya juga menebang dan membakar semak belukar yang ada. Terutama yang tumbuh lebat   di tepian sungai. Agar aliran air  saat hujan deras, tidak terhambat. “Saat ini masih mengawali di  lapangan. Kalau tidak dari sekarang, terus kapan lagi. Aksi ini  tidak sekali saja. Tapi akan berlanjut dan rutin ditiap minggunya hingga November mendatang  dari sekarang,” ungkapnya.

Terpisah, kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bhakti Jati Permana, mengapresiasi kegiatan bersih sungai tersebut. Dia berharap, aksi serupa tidak hanya  dilakukan di Kali Surak saja. Tetapi giat serupa juga di lakukan di  sungai lainnya diwilayah kabupaten ini. Utamanya, sungai yang  rawan luapan air maupun banjir  saat musim hujan tiba.

“Patut diacungi jempol, memang harus dilakukan sejak dini bersih sampah di sungai. Ini  merupakan tugas bersama semua pihak, tanpa terkecuali,” tegasnya. (radar)