Browse By

Motor Hilang saat Sambang Haji

Ilustrasi

Melawan, DPO Curanmor Didor

MAYANGAN – Aksi pencurian sepeda motor (curanmor), tak lagi memandang tempat dan waktu. Kemarin
(30/9) siang misalnya, sebuah motor Yamaha Mio hilang di rumah H. As’ad Anshari, mantan anggota  DPRD Kota Probolinggo.

Motor itu milik seorang kerabatnya, Ririn, 40, yang sawun atau sambang ke  rumahnya.  As’ad sendiri, baru pulang menunaikan ibadah haji bersama istrinya, Umil Sulistyo Ningsih, Senin (25/9).  Setelah itu, banyak teman dan kerabatnya yang datang ke rumahnya di Kelurahan Sukoharjo, Kecamatan Mayangan, Kota Probolinggo.

Sekitar pukul 10.30 kemarin, rombongan Ririn datang. Ada yang menggunakan mobil, ada juga yang naik motor.   Sementara Ririn yang warga Jalan  Hayam Wuruk, Kelurahan Jati,  Kecamatan Mayangan, datang dengan mengendarai sepeda  motor Yamaha Mio yang belum   diketahui nopolnya.

Loading...

Sampai di rumah As’ad, motor Ririn diparkir di depan pagar rumah. Tidak dimasukkan ke halaman.  “Memang biasanya parkiran nggak muat. Tapi, saat itu, parkiran masih muat. Saya sudah minta untuk  dimasukkan saja. Soalnya parkiran  masih muat, meski ada mobil. Tapi  motor beliau tetap diparkir di luar  pagar bersama beberapa motor  lainnya,” terangnya.

Tepat pukul 11.20, rombongan  pulang. Saat itulah, terdengar teriakan dan tangisan dari luar. Ternyata, Ririn menangis dan  berteriak, karena motornya tidak  ada lagi di tempat semula. Tinggal  helm dan tas TK milik anaknya  yang diletakkan di aspal.

Peristiwa ini tidak hanya terjadi sekali. Juli lalu menurut As’ad,  motor seorang tertangganya juga  hampir dicuri saat diparkir di  depan rumahnya. Namun, aksi  itu gagal, karena ada orang yang  melintas. Terpisah, Kasat Reskrim Polres Probolinggo Kota AKP Pujiyono,  mengatakan, akan menyelidikan  curanmor itu.

“Tentunya kita akan tindaklanjuti dengan penyelidikan. Mudah-mudahan  segera terungkap. Termasuk  beberapa TKP sebelumnya,”  tuturnya. Sementara itu, aksi curanmor  di Desa Banyuanyar Tengah, Kecamatan Banyuanyar, Kabupaten Probolinggo, yang terjadi awal  September, akhirnya terungkap.

Senin (25/9), tim gabungan menembak tersangka Mat, 23, warga  Dusun Gonggo, Desa Tigasan Wetan, Kecamatan Leces. Tersangka sendiri ditangkap  di rumahnya. Petugas lantas  membawa tersangka untuk mengungkap tersangka lainnya.  Namun, dalam perjalanan, tersangka melawan dan melarikan diri. Petugas pun melepaskan  tembakan ke kaki tersangka. Saat  itu juga, tersangka menyerah.  

Kapolsek Banyuanyar AKP  Adri  saat dikonfirmasi mengatakan,  tersangka diamankan, karena  mencuri sepeda motor Yamaha Mio nopol N 4132 QQ milik korban Muhamad Zaini, 18, warga Desa  Liprak Wetan, Kecamatan Banyuanyar. Diduga, tersangka merupakan  spesialis pelaku curanmor. ”Saat  ini kami sedang mengembangkan kasus ini. Termasuk keterlibatan  tersangka di TKP curanmor lainnya,” katanya kepada Jawa Pos  Radar Bromo kemarin.

Penangkapan terhadap tersangka dikatakan Kapolsek, dilakukan pukul 19.00. Saat itu sekitar pukul  18.15, Senin (25/9), tim BKO Buser  Polres Probolinggo dan gabungan  Polsek Tegalsiwalan sedang patroli  antisipasi 4C di Jalan Raya Desa  Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan. (radar)