Browse By

Pelaku Ditangkap, Ternyata Ini Motif Pembunuhan di Purwodadi

Pelaku Dibekuk saat Pulang ke Rumahnya

PURWODADI – Tak butuh waktu lama bagi  polisi untuk mengungkap pembunuhan sadis di Dusun Paretinap, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. Sehari setelah mayat korban ditemukan, polisi berhasil mengungkap  identitasnya serta menangkap pelakunya.

Korban bernama EPNS, 15, warga Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang. Sementara pelakunya adalah Muhammad Madinatul Hujjah,  21, warga Dusun Ngawen, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.

Loading...

Terungkapnya kasus itu setelah  keluarga korban mendatangi RS Bhayangkara Porong, Sidoarjo, Selasa (26/9) malam. Keluarga  korban curiga jika mayat perempuan itu adalah anggota keluarganya. Itu setelah keluarga   korban, melihat banyak foto beredar di media sosial yang mirip dengan EPNS.

Kepada polisi, keluarga korban  mengaku jika EPNS selama ini jarang pulang ke rumah. Ia kerap  tinggal berpindah-pindah dari  rumah temannya yang satu ke lainnya. Kapan terakhir korban meninggalkan rumahnya? Pihak  keluarga mengaku tak ingat.

“Korban bukan pelajar, dan juga belum bekerja,” tukasnya.  Setelah memastikan identitas  korban, polisi langsung bergerak dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Baik dari orang  tuanya maupun teman-teman korban.

Dari penelusuran itulah, akhirnya muncul nama pelaku.  Anggota gabungan dari Polres  Pasuruan dan Polsek Purwodadi, langsung memburu keberadaan pelaku. Menurut Kapolsek Purwodadi AKP Slamet Santoso, pelaku sempat bersembunyi di rumah temannya di Purwodadi.

Polisi yang mengetahui posisi pelaku, akhirnya  melakukan pengintaian. Hingga  akhirnya, sekitar pukul 15.30, polisi berhasil membekuk pelaku yang  tengah dalam perjalanan pulang  menuju rumahnya. “Pelaku pembunuhannya tunggal. Kami amankan pelaku saat hendak pulang ke rumahnya,”  terang AKP Slamet.

“Pelaku dan korban saling kenal. Motif pembunuhannya karena sakit hati,” imbuhnya. Yang membuat miris, sebelum membunuh korban, pelaku di duga sempat menyetubuhinya. Dugaan itu menguat saat dilakukan visum pada korban.

“Sepertinya sebelum dibunuh, korban disetubuhi oleh pelaku. Selain dilihat dari luka-lukanya, juga ditemukan bekas bercak  sperma pada alat kemaluan korban,” katanya. Kini, pelaku diamankan di Mapolsek setempat. Atas tindakan  kejinya itu, pelaku dijerat dengan pasal 338 KUHP dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Pasal itu dikenakan karena pembunuhan itu tidak direncanakan sebelumnya.  “Spontanitas, bukan direncanakan,” kata Kapolsek. 

Sementara itu, ditemui koran ini di Mapolsek Purwodadi, Muhammad Madinatul Hujjah mengatakan, aksi pembunuhan itu  dilakukannya seorang diri. Lelaki biadab ini tega membunuh korban karena sakit hati.  “Kami sudah saling kenal, dan sering keluar bersama maupun  ketemuan. Saya melakukannya  karena kesal dengan korban,”  katanya.

Pelaku berdalih, kesal  karena korban dianggap merecoki hubungan asmara dengan kekasihnya.  Pelaku juga mengaku tak ingat  jam berapa dia melakukan aksi kejahatannya itu. “Pukul berapa saya tak ingat, pastinya tengah  malam. Saya cekik lehernya  dengan kayu, lalu wajahnya saya  timpuk batu,” jelasnya.

Sebelum pembunuhan itu, pelaku mengaku sempat menenggak minuman keras dengan korban. Diberitakan koran ini sebelumnya, warga Dusun Paretinap, Desa Parerejo, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan,  digegerkan dengan penemuan  sesosok mayat berjenis kelamin  perempuan, kemarin (29/9). 

Mayat penuh luka itu ditemukan telentang di sebuah gubuk dekat area persawahan. Diduga, perempuan itu dibunuh. “Mayat perempuan ini, pertama kali diketahui oleh seorang petani yang juga warga Dusun  Paretinap. Petani tersebut me nemukan mayat ini, saat melintas di dekat gubuk.   Saat pertama kali ditemukan,   korban hanya memakai baju tanpa memakai bawahan.

Disamping itu, terdapat sejumlah luka di  tubuhnya. Antara lain luka lebam di mata kanan dan kiri, lebam plus  pendarahan di mulut dan hidung,  serta luka memar di lengan kanan. Yang paling tragis, korban juga mengalami luka dan pendarahan  di (maaf) kemaluannya. (radar)