Browse By

Tol Seksi 4 Lewati 1.000 Bidang

Sejumlah pekerja menggarap pembangunan jalan Tol Paspro seksi 3 di Desa Kropak, Kecamatan Bantaran.  Sedangkan, seksi 4 baru akan diproses mulai November 2017.

Ganti Rute, Baru Dimulai November

 

GENDING – Pengerjaan proyek ruas tol  Pasuruan-Probolinggo (Paspro) seksi 4 ternyata tak semulus rencana awal. Jalan  bebas hambatan sepanjang 12,7 kilometer   itu kini ganti rute. Bila sebelumnya antara
Kecamatan Leces sampai Kecamatan Maron, kini jadi antara Kecamatan Leces  sampai Kecamatan Gending.

Karena ada perubahan rute ini, proses   pelaksanaan pembangunan tol seksi 4 ini harus kembali dari awal. Sehingga,  pihak pelaksana baru akan memulainya  pada pertengahan November. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek  Tol Paspro dari Kementerian Pekerjaan  Umum dan Perumahan Rakyat  (PUPR)  Agus Minarno mengatakan, sebenarnya   untuk seksi 4 sudah bisa dikerjakan bulan ini. Tapi, karena ada perubahan rute exit  tol, maka akan kembali diproses pada  pertengahan November.

Loading...

“Sebenarnya bulan ini sudah mulai sosialisasi dan pengukuran lahan. Tapi, karena ada perubahan jadi diundur pada pertengahan bulan sebelas (November),” ujarnya, kemarin. Agus mengatakan, perubahan rute itu  sesuai dengan anjuran Bappeda Kabupaten Probolinggo.

Jalur exit tol yang  sebelumnya  keluar di jalan kabupaten berpindah ke  jalan nasional. Sebab, bila keluar di jalan kabupaten terlalu sempit dan rawan  kemacetan. “Jadi, mulai dari awal lagi  sesuai rute yang baru. Mulai dari pengukuran  lahan, sosialisasi, pembebasan lahan, dan  pembayarannya nanti akan dimulai pada pertengahan November,” ujarnya.

Agus mengatakan, pembangunan tol di jalur yang baru ini butuh membebaskan  lahan sekitar 1.000 bidang mulai dari  Kecamatan Leces hingga Kecamatan  Gending. Dari sekitar 1.000 bidang itu,  hanya satu persen yang berupa bangunan.  Selebihnya merupakan lahan pertanian.

“Jalur seksi 4 ini sekitar 12,7 kilometer  dan ada sekitar 1.000 bidang tanah yang  akan dibebaskan,” ujarnya.  Meski ada peruhan rute, Agus mengatakan deadline pengerjaan proyek ini sama seperti sebelumnya. Yakni, mulai dari  seksi 1 sampai seksi 4 bisa rampung pada Desember 2018. Karenanya, pembebasan  lahan untuk jalan seksi 4 ini ditarget sekitar  5 hingga 6 bulan.

“Kira-kira nanti ini  akan  diselesaikan sekitar 5 sampai 6 bulanan   untuk lahannya,” ujarnya. Bila tol Paspro sepanjang 45,6 kilometer dari Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan sampai Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, rampung pada Desember 2018, Lebaran tahun depan sudah bisa  diuji coba sebagai jalur mudik.

“Nanti dari simpang susun Probolinggo barang di Desa Muneng hingga Probolinggo bagian timur, di Kecamatan Leces sudah bisa diuji cobakan pada Lebaran tahun depan,” ujarnya. (radar)