Browse By

Ngambek Tak Dibelikan Hape

Ilustrasi

PRIGEN – Keinginan Minthul (nama samaran), 21, warga Kecamatan Prigen, Kabupaten Pasuruan, untuk selalu eksis di  media sosial (medsos) dengan memiliki ponsel  keluaran terbaru, malah menjadi bumerang bagi rumah tangganya. Ia diceraikan Tole (juga  nama samaran), 27, karena kesal melihat sang istri ngotot minta hape baru.

Tole beralasan, permintaan sang istri di luar batas kemampuannya. Karena itu, ketika sang istri ngambek berhari-hari karena permintaannya tak dilulus kan, ia jengkel dan marah. Perilaku sang istri yang kekanak- kanakan itulah, yang menjadi alasan memutuskan ikatan pernikahan tersebut.

“Saya pikir, ketika sudah menikah, sifat anak-anaknya bisa  diredam. Ternyata tidak. Iya kalau dulu saat awal menikah dulu,  dia masih abege. Ini, sudah punya anak, tapi sikapnya yang  semaunya sendiri, tetap gak berubah,” keluh Tole.

Tole mengaku, punya alasan menikahi Minthul saat usianya muda. Yakni, ingin menghindari fitnah dan gaya pacaran yang kebablasan. Tak lama setelah  Minthul lulus SMA, Tole langsung melamarnya.  Dari awal, Tole tahu sikap Minthul yang memang kekanak-kanakan. Namun, dulunya sikap  ke kanak-kanakan istrinya di anggap karena Minthul belum menikah.

Loading...

Ternyata, sifat itu tetap melekat meski sudah punya anak. Seringkali mereka bertengkar karena Minthul suka ngambek jika keinginannya  tidak dituruti.  Soal pekerjaan rumah juga begitu. Minthul tak punya tanggung  jawab sebagai istri.

“Minthul jadi  kurang tanggung jawabnya, karena pekerjaan rumah banyak  yang dikerjakan oleh ibunya. Padahal, dia kan di rumah saja tidak  bekerja,” katanya. Padahal, alasan  tinggal di rumah orang tua Minthul, karena sang istri masih berat meninggalkan orang tuanya.

Tole sempat ada pikiran agar mereka bisa segera pindah. Dengan begitu, istrinya bisa mandiri dan dewasa. Tapi, Minthul bersikeras ogah pindah dan memilih  tetap tinggal bersama orang tua.  Tole pun hanya bisa bersabar dan berharap, lambat laun istrinya bisa segera berubah.

“Soal hape ini gak sekali dua kali. Dulu pernah pengen beli  hape, saya bilang gak ada duit.  Dia marah gak ngomong sama saya sampai seminggu,” ungkap nya. Dan hal ini sering jadi  senjata Minthul agar keinginannya dikabulkan.

Seperti keinginan beli baju baru, tas, dan kebutuhan lain yang sifatnya tidak penting. Terakhir, Minthul malah ingin di belikan hape lagi yang terbaru  dan canggih. Tentu saja Tole terang-terangan menolak karena menurutnya, hape yang lama sudah bagus.

“Terus dia gitu lagi. Marah gak ngomong sama saya sampai seminggu. Bahkan, dia milih tidur di ruang tengah sama  bayi. Saya jelas kecewa, kok nikah sudah lama masih seenaknya  sendiri,” keluhnya.  Tak tahan lagi, Tole kemudian mendamprat istrinya.

Hal itu  membuat prahara rumah tangga mereka semain bergolak. Tak tahan lagi, Tole pun memilih tak pulang ke rumah mertuanya. Ia  kecewa melihat tingkah polah  istrinya yang kekanak-kanakan.  Tole pun memilih bercerai di  Pengadilan Agama. (radar)