Browse By

Salip Kiri, Mahasiswa Jadi Korban Tabrak Lari

Jenazah Achmad Zunaedy saat berada di RS Pusdik Brimob Watukosek.

BEJI – Acara malam Minggu  (23/9), Achmad Zunaedy, 19, warga Krembung, Sidoarjo berakhir petaka. Itu setelah ia mengalami  kecelakaan saat melintas di jalan raya Surabaya-Pasuruan, di Dusun Gondanglegi, Desa Cangkringmalang, Kecamatan Beji.

Kecelakaan itu membuatnya  mengalami luka berat. Kepalanya  memar, paha kaki kanannya patah. Ia pun meregang nyawa di  lokasi kejadian. Kejadian nahas itu menimpa Zunaedy, sekitar pukul 23.30. Ceritanya, malam itu ia hendak melajukan  kendaraannya ke arah Pasuruan.

Korban yang berangkat dari arah Sidoarjo, melajukan kendaraannya  dengan kecepatan sedang.  Saat sampai di lokasi kejadian,  ia hendak menyalip kendaraan di depannya. Saat itu, korban  yang mengendarai motor CB tak  bernopol itu, tak sengaja menyerempet kendaraan yang tak diketahui identitasnya tersebut.

Akibatnya fatal. Korban pun jatuh dari motornya. Ironisnya, korban tak sempat bangun. Korban pun dilindas kendaraan yang melaju dari arah yang sama. “Korban hendak menyalip. Tapi  terjadi serempetan dan akhirnya jatuh. Saat jatuh itulah ia terlindas kendaraan yang tak diketahui identitasnya,” jelas Kanitlantas  Polsek Beji, IPDA M. Rofik.

Loading...

Gara-gara itu, korban mengalami luka parah. Paha kaki kanannya  patah serta mengalami luka memar pada kepalanya. Korban pun meregang nyawa di lokasi kejadian. Tak berselang lama, petugas Satlantas mendatangi lokasi kejadian. Jenazah korban pun  langsung dilarikan ke RS Pusdik Brimob Watukosek untuk mendapatkan penanganan.

Menurut Rofik, korban yang  tercatat sebagai mahasiswa itu dimungkinkan kurang memperhatikan arus. Hal itu yang akhirnya membuat kecelakaan tak bisa dihindarkan. “Korban meninggal dunia di lokasi kejadian.  Ia menjadi korban tabrak lari,” sampainya. (radar)