Browse By

Ngaku Istri Sudah Meninggal

Ilustrasi

BEJI – Kelakukan Tole (nama samaran), 50, warga Beji, Pasuruan ini benar-benar kelewatan. Demi “menjerat” perempuan muda agar bisa dinikahi, Tole mengaku seorang duda. Yang membuat jengkel, status  duda itu disandangnya karena  menyebut istrinya, sudah meninggal dunia. Padahal istrinya yakni Minthul (juga nama samaran), 50, masih segar bugar.

Tertangkap basah suaminya selingkuh, Minthul ngamuk.  Apalagi dia disebut sudah meninggal, padahal dirinya masih sehat walafiat. Tentu saja hal ini membuat  Minthul meradang. Kecewa karena Tole ternyata mau cari istri  lagi, bahkan sampai berbohong  bahwa dirinya sudah mati sejak  lama.

 “Ya ngamuk lah saya. Itu kan  bisa saja jadi doa. Masa mendoakan istri mati, padahal saya  masih hidup,” keluh Minthul.  Minthul benar-benar harus sampai mengelus dada dengan kelakuan suaminya tersebut. Padahal selama menikah lebih dari 20 tahun ini, Minthul yang  paling banyak berkontribusi terhadap ekonomi keluarga.  Tapi dirinya kecewa lantaran balasan suaminya justru seperti ini kepadanya.

Sebelumnya menikah, mereka memang sama-sama sebagai buruh pabrik. Tapi setelah menikah, kehidupan eknomi memang  sempat surut lantaran Tole di PHK  dari pabriknya bekerja.  “Tapi untung saya masih bisa kerja di pabrik sampai sekarang. Sedangkan Tole ya kerja serabutan, keluar masuk pabrik soalnya orangnya malas,” ungkapnya. 

Loading...

Namun sudah setahun ini,  Tole bekerja ikut temannya yang  biasanya mengantar barang- barang hasil tambak. Pendapatannya suaminya juga tak tentu.  Sehingga Minthul memang tak  pernah berharap banyak dari pemberian suaminya.  Toh, dari pendapatan Minthul  selama ini masih bisa untuk biaya makan dan sekolah kedua anaknya.

“Jadi ya dia kasih uang  kalau ada uang. Saya juga gak  nuntut agar Tole bisa dapat uang banyak,” terangnya. Dengan kondisi ekonomi seperti itu, toh selama ini memang  tak pernah ada masalah. Rumah tangganya berjalan harmonis,  bahkan tak ada isu bahwa Tole  berani selingkuh di belakangnya.

Saat itu Minthul merasa rumah  tangganya aman-aman saja.  Namun dengan aktivitas sua- minya yang sering mengantar barang ke luar kota, intensitas Tole tidak pulang ke rumah memang jadi sering dilakukan. Alasannya pun beragam, “Kadang ada masalah macem-macem jadi jadwal kerjanya juga tak tentu,” ungkapnya.

Dari situlah, dikatakan mulai ada yang berubah dari suaminya. Mulai dandanan yang lebih nyetil, suaminya juga jadi sering pegang smartphone. Minthul mengaku memang merasa ada yang tidak beres. Namun perasaan itu sempat dibuang lantaran mereka sudah berumah tangga selama 20 tahun dan tidak  pernah ada apa-apa.  Tapi peristiwa terakhir ini membuat rumah tangga mereka harus buyar.

“Pas suami keluar kamar, kok pas hapenya gak di bawa. Terus ada telpon dan saya yang angkat. Eh ternyata suara  perempuan,” ungkapnya.  Dari situlah terungkap bahwa perempuan tersebut adalah “pacar” Tole. Yang menyakitkan,  pacar Tole kaget bahwa Tole  ternyata masih punya istri.

“Dia ngakunya istrinya sudah meninggal dan statusnya duda yang cari istri,” ungkapnya. Ngamuk tertangkap basah selingkuh, Minthul tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Karena merasa dikhianati sampai dibilang sudah mati, Minthul  memilih menggugat cerai ke Pengadilan Agama (PA) Bangil. (radar)