Browse By

Status Waspada, Nekat ke Kawah

Meski status Bromo waspada, namun banyak wisatawan tetap nekat ke kawah

SUKAPURA – Hingga kini, status waspada  Gunung Bromo yang berada di wilayah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru  (TNBTS), belum dicabut. Namun, banyak  wisatawan yang nekat ke kawah Bromo. Kepala Seksi Pengelola TNBTS wilayah 1,  Sarmin mengatakan, seharusnya dengan status waspada, wisatawan dilarang mendekati kawah. Bahkan, sampai radius 1 kilometer dari kawah.

Pihaknya pun sudah mengimbau para wisatawan untuk tidak mendekati kawah. Namun, karena jumlah pengunjung yang tinggi, pihaknya tidak bisa selalu memantau.  “Sudah kami imbau agar tidak  ke kawah. Tetapi, kan pengunjung  ribuan. Jadi, kami kesulitan menghalau mereka dari kawah. Masih saja ada yang ke kawah,” ujarnya.

Meski demikian, menurut Sarmin, kondisi Bromo tidak begitu membahayakan pengunjung. Selama tidak ada aktivitas yang dominan di Gunung Bromo,  kondisinya relatif aman. Sebaliknya, jika aktivitas Gunung  Bromo terdeteksi membahayakan, pihaknya akan menutup  Bromo. Sehingga, wisatawan tidak ke  kawah.

“Selagi tidak ada aktivitas membahayakan di level waspada ini,  pengunjung masih aman. Tapi,  sekali lagi kami imbau pengunjung agar tidak ke kawah,” jelasnya. Status waspada Gunung Bromo  sendiri ditetapkan sejak gunung  tersebut erupsi pada 2016. hingga kini, status itu belum dicabut.

Loading...

Karena itu, wisatawan tidak boleh mendekat ke kawah maksimal hingga jarak 1 kilometer.  Sarmin tidak bisa memastikan, kapan status waspada Gunung Bromo akan dicabut. Hingga kini, data dari BMKG yang diterima ke TNBTS menyebutkan,  status Bromo waspada. Pengunjung menurutnya, meskipun  tidak ke kawah, tetap bisa menikmati keindahan Bromo dari berbagai  titik. Seperti di Seruni Poin.

“Meskipun tidak ke kawah kan masih banyak tempat yang bagus untuk menikmati keindahan Bromo. Kalau yang dari timur bisa melihat dari B 29, untuk yang dari barat ada Seruni Poin,”  ungkapnya. (radar)