Browse By

Ditendang Polisi, Dua Jambret Tersungkur

Imam (kepala diperban) dan Hartono saat diperiksa petugas Polsek Prigen usai ditangkap karena menjambret.

PRIGEN – Nasib apes dialami  Hartono, 28 dan M Imam Purwanto. Niat jahat keduanya untuk merampas sebuah tas milik korbannya pada Jumat (23/9) lalu,  gagal. Itu, setelah seorang anggota Polsek Prigen, memergoki aksi  kriminal tersebut.

Dengan heroik,  anggota polisi itu berhasil melumpuhkan kedua pelaku. Kapolsek Prigen AKP Baktiono Hendrianto menuturkan, insiden perampasan itu dialami oleh RFA, warga Kelurahan Kajeksan, Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo.

Saat kejadian sekitar pukul 17.45, wanita 20 tahun itu tengah berjalan seorang diri di jalan raya Dusun Jagil, Desa Gambiran, Kecamatan Prigen.  Korban yang berjalan seorang diri itu, mengundang niat jahat. “Ada dua pelaku yang berboncengan dengan mengendarai  motor Satria F. Mereka membuntuti korban dari belakang.  Begitu posisi motor sudah dekat  dengan korban, pelaku Imam  lantas menarik sebuah tas warna merah muda milik korban,”  jelas AKP Baktiono.

Mengetahui jadi korban jambret, RFA pun meneriaki pelaku. Teriakan itu kemudian mengundang perhatian warga setempat. Namun, upaya warga melakukan pengejaran kandas. Pasalnya, pelaku menggeber kendaraannya dengan kecepatan tinggi.

Loading...

Nah, kebetulan tak jauh dari TKP, Bripka Amirrudin, salah seorang anggota Polsek Prigen tengah mengatur lalu lintas.  Mengetahui pengendara motor  Satria F itu adalah pelaku kejahatan, dia melakukan pengejaran. Begitu posisi motor anggota dekat dengan milik pelaku, Bripka Amirrudin langsung menendangnya sekuat tenaga. Kedua pelaku pun terjatuh  dari atas motornya.

“Salah satu pelaku tak berdaya dan dengan mudah diamankan  ke Mapolsek. Sedangkan seorang  pelaku masih berusaha melarikan diri. Kami lantas menerjunkan anggota Unit Reskrim untuk melakukan pengejaran,” beber Baktiono Hendrianto. Tak membutuhkan waktu lama,  polisi berhasil membekuk seorang  pelaku yang kabur itu.

“Pelaku berhasil kami amankan atas bantuan warga yang sama-sama melakukan pengejaran,” ungkapnya. Kini, kedua pelaku yang merupakan warga Dusun/Desa Sebani, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, itu mendekam dibalik sel Mapolsek Prigen.  Penyidik menjerat kedua pelaku  dengan Pasal 365 KUHP tentang  Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasan. (radar)