Browse By

Kades Sadengrejo Tewas

Motor Honda Vario yang dikemudikan Khudori usai kecelakaan di Jalan Pahlawan, Kamis (21/9) malam

Tabrak Truk Parkir di Depan Stadion Unsur

BUGULKIDUL – Nasib tragis dialami Khudori, 48, Kades Sadengrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan.  Ia tewas setelah motor yang ditumpanginya menabrak sebuah truk fuso yang tengah parkir di tepi jalan pada Kamis  (21/9) malam. Tepatnya di Jalan Pahlawan, Kelurahan Pekuncen, Kecamatan Bugulkidul, Kota Pasuruan.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, sekitar pukul 18.00, sebuah truk fuso dengan nopol L 8108 VK yang dikemudikan oleh Sulaiman, 45, warga   Kelurahan Wonokusumo, Kecamatan Semampir, Surabaya, terparkir menghadap ke selatan.

Khudori saat Semasa Hidup

“Sopir truk fuso itu berhenti di  lajur kiri jalan, tepat di depan Stadion Untung Suropati. Itu,  karena ban belakang sebelah  kanannya meletus,” ujar Ipda  Heri Purnomo, kanit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota. Beberapa saat kemudian, Khudori yang mengendarai motor Honda Vario nopol N 6397 WQ  melaju dari arah utara ke selatan  dengan kecepatan sedang.

Loading...

Di duga, Khudori tak mengetahui  keberadaan truk fuso tersebut.  Lantaran tidak ada penanda pada truk yang parkir. Braakk!!! Motor yang ditumpangi Khudori langsung menabrak truk  dari belakang. “Pemotor menabrak truk yang  terparkir itu dari arah belakang,”  jelas Ipda Heri.

Benturan antara motor dan truk terjadi cukup keras. Itu, terlihat beberapa saat  setelah kecelakaan. Dimana motor yang dikemudikan oleh Khudori itu terjepit di kolong  truk bermuatan besi tua itu. Sejumlah petugas Unit Laka  Satlantas Polres Pasuruan Kota  dan warga pun mendatangi lokasi kejadian.

Korban yang dalam kondisi kritis itu, kemudian dilarikan ke UGD RSUD dr R Soedarsono. Sayangnya, setelah beberapa saat mendapatkan pertolongan  medis, korban meregang nyawa.  Khudori tewas setelah mengalami luka yang cukup serius pada bagian kepala dan dadanya.

“Korban meninggal saat di UGD dan oleh petugas dibawa ke ruang pemulasaran untuk divisum,”  tambah Ipda Heri. Saat ini, kasus kecelakaan itu tengah ditangani oleh penyidik  Unit Laka Satlantas Polres Pasuruan Kota.

“Kami masih melakukan penyelidikan. Untuk kecepatan laju kendaraan motor, kami belum dapat memastikannya. Karena saksi yang mengetahui juga minim. Sementara kami amankan dua kendaraan untuk barang bukti,” ujarnya.

Sopir truk, juga telah diamankan untuk dimintai keterangan.  Menurut dia, keberadaan truk fuso di Jalan Pahlawan janggal.  Karena jalan tersebut merupakan  kategori jalan protokol. “Maka dari itu, semua masih kami selidiki. Termasuk keberadaan truk   itu, kenapa bisa sampai di jalan protokol,” tandasnya.

Ketua Asosiasi Kepala Desa  (AKD) se-kabupaten Pasuruan,  Agus Supriyanto membenarkan  jika Khudori menjadi korban  kecelakaan. ”Beliau (Khudori,  Red) memang teman saya sesama kades. Tadi saya dan jajaran AKD, juga ikut pemakaman  setelah Salat Jumat,” ujar pria  yang juga Kades Warungwodo, Kecamatan Pohjentrek ini.  (radar)