Browse By

Enggan Merawat Anak Tiri

Ilustrasi

BEJI – Tidak semua ibu mau merawat anak tiri. Minthul (nama samaran), 29, salah satunya. Warga Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, ini meminta suaminya, Tole (juga nama samaran), 37, agar memberikan hak  asuh Brudul (juga nama samaran), 8, ke mantan istrinya.

Pada suaminya, Minthul beralasan jika Brudul susah diatur. Tole sendiri mengaku kecewa dengan permintaan istrinya tersebut. Menurut Tole, seharusnya  Minthul memahami perkembangan anak seusia Brudul. Karena memang, anak-anak  seringkali nakal bahkan kelewat  batas.

Tole semakin kecewa pada Minthul karena sebelum menikah, Minthul sudah berjanji mau  merawat Tole layaknya anaknya sendiri. “Tapi, kenyataannya gak begitu. Ngeluh terus kalau Brudul nakal. Ujung-ujungnya, dia gak  mau merawat lagi dan minta agar Brudul dirawat sama mantan istri saya,” keluhnya.

Sebagai duda beranak satu, Tole mengaku tak mudah mencari istri yang mau menerima dirinya apa adanya. Tole menginginkan, calon istrinya bisa menerima Brudul layaknya anak  sendiri.  “Biasanya mentok karena saya punya anak. Memang ada yang tanya, kok (Brudul, Red) gak ikut  ibunya saja. Tapi saya yakinkan, kalau itu pilihan saya untuk bisa merawat Brudul,” ungkapnya.

Loading...

Perkenalan Tole dengan Minthul, terjadi saat mereka bertemu dalam sebuah acara. Kebetulan,  teman Tole juga teman Minthul. Hingga akhirnya, Tole dikenalkan pada Minthul oleh temannya.  Saat itu, Minthul memang masih gadis alias belum pernah menikah sebelumnya.

Sempat terbersit di benak Tole, bahwa  Minthul tak mau menerima dirinya. Ya, karena ada tanggungan anak dari pernikahan sebelumnya. “Tapi, katanya mau menerima apa adanya dan mau merawat Brudul layaknya anak  sendiri,” ujar Tole.

Akhirnya, tak lama merekapun  menikah. Tole yang sebagai karyawan perusahaan ini memin ta Minthul fokus menjadi ibu rumah tangga saja. Keluarga kecil ini kemudian memutuskan tinggal di rumah kontrakan.  Mulanya, tak ada masalah baik Brudul maupun Minthul. Namun,  Tole mengaku jika Minthul sempat mengeluh kalau Brudul bandel. Hal itu kadang membuat Minthul jengkel.

“Brudul  saya akui memang nakal dan tak  bisa diam. Jadi, rumah sering kotor. Saya hanya minta dia sabar. Maklum, Brudul sudah lama  tidak merasakan kasih sayang serorang ibu,” katanya. Tapi, keluhan Minthul kian  hari makin banyak.

Sudah berkali-kali Minthul mengaku tak tahan lagi merawat Brudul.  Apalagi, kalau Brudul buat ulah.  Tak hanya di rumah sendiri, tapi juga di rumah tetangga. Terakhir, Minthul terang-terangnya ogah mengasuh Brudul  lagi. Alasannya, selain bukan darah dagingnya sendiri, Brudul  menurut Minthul, lebih baik  diasuh oleh ibu kandungnya.

“Saya jelas marah. Brudul kan anak kecil. Harusnya yang dewasa bisa membimbing. Eh, ini  dia malah menyerah dan malah mengusir Brudul dari rumah  saya sendiri,” kesalnya. Tak terima dengan kelakuan istrinya, Tole mendamprat istrinya. Pertengkaran pun terjadi  di antara keduanya. Karena merasa bukan jodoh yang baik, Tole ogah meneruskan pernikahan. Sehingga, Tole pun memilih bercerai di Pengadilan Agama. (radar)

Incoming search terms:

  • mayat suyitno asal sambiarum