Browse By

Tabrak Polisi, DPO Curwan Didor

Nawi alias Ngawi Warga Desa Sumberejo Kecamatan Tongas Tersangka Pencurian Hewan

Diintai saat Pesta Miras

WONOMERTO – Setelah lama menjadi target operasi Polres Probolinggo Kota kasus pencurian hewan (curwan), Nawi alias Ngawi, 40, warga Desa Sumberejo, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo, akhirnya berhasil ditangkap,  kemarin (18/9).

Pelaku ditangkap oleh pihak  kepolisian saat berpesta miras di sebuah hajatan. Penangkapan tersebut bermula  ketika pelaku beserta teman- temannya menggelar pesta mi ras di Desa Klampok, Kecamatan Tongas, di sebuah hajatan salah seorang warga.

Nawi yang sedang  asyik berpesta, tidak tahu bahwa sedang diintai oleh petugas. Saat akan melakukan penangkapan, tersangka yang sudah setahun masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) menyadari tengah menjadi incaran polisi.

Loading...

Mengetahui hal tersebut, tersangka berusaha kabur dengan mengendarai motor. Saat berusaha kabur, pelaku menabrak anggota polisi  yang akan menangkapnya. “Pada saat akan melakukan penangkapan, ternyata tersangka mengetahui keberadaan kami. Pelaku kemudian mencoba kabur dengan menabrakkan motor yang  sempat diambilnya,” kata Kapolres  Probolinggo Kota AKBP Alfian Nurrizal.

Tak berhenti di situ saja, tersangka yang berhasil menabrak anggota  bernama Agus itu, berusaha kabur. Karenanya, dengan terpaksa pihak  kepolisian menembakkan timah  panas tepat di kaki sebelah kiri. Setelah ditembak itu lah, pelaku ndelosor. Baru polisi dengan mudah  menangkapnya.

“Terpaksa kami melakukan  tindakan penembakan lantaran tersangka melawan saat akan  ditangkap dan juga berusaha  melarikan diri,” tambahnya. Kapolresta mengatakan, pihaknya  sudah lama mengincar pelaku.  Selama ini, pelaku dikenal licin  dan sulit ditangkap.

“Pelaku Nawi terlibat dalam aksi pencurian di Desa Pohsangit Tengah, Kecamatan Wonomerto, Kabupaten Probolinggo pada 11 Agustus 2016. Saat itu ada empat pelaku yang terlibat,” ujarnya. Sebelum menangkap Nawi, polisi sudah mengamankan dua  pelaku lainnya.  Kini polisi memburu satu orang tersangka lain, yang juga terkenal  licin berinisial S.

“Untuk yang dua  orang temannya sudah kami amankan terlebih dahulu dan sedang menjalani hukuman. Sedangkan  satu pelaku lainnya, masih kami lakukan pengejaran dan akan kami  amankan juga,” katanya.

Setelah diamankan, pelaku  kemudian dilarikan ke RSUD dr  Mohamad Saleh untuk menjalani  perawatan. Ia dijerat dengan  pasal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemberatan. “Ancaman  hukumannya 7 tahun penjara,” jelasnya. (radar)