Browse By

Lagi, Empat Kambing Mati Mendadak

Sejumlah kambing milik warga Desa Sumberkerang yang mati, beberapa waktu lalu.

GENDING – Peternak kambing di Desa Sumberkerang, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, kembali resah. Sabtu (16/9) lalu,  empat ekor kambing milik salah  seorang warga setempat ditemukan mati bersamaan.

Seperti kasus  sebelumnya, kambing itu mati karena adanya bekas gigitan hewan buas di bagian leher. Empat ekor kambing itu milik   Mahfud. Dari informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo,  kematian kambing itu kali pertama  ditemukan oleh Mahfud. Empat  kambing itu ditemukan sudah mati sekitar Subuh.

Dari empat  kambing itu sama, terdapat luka  bekas gigitan di bagian leher. Salah seorang perangkat Desa  Sumberkerang, Sohe mengatakan,   sebelum ditemukan mati, kambing itu sempat gaduh. Namun,  karena saat itu masih malam sang pemilik tidak menghiraukannya.

“Kejadiannya malam. Kambing itu gaduh seperti yang ada di Triwungan. Tapi, kalau di Triwungan, mendengar suara  gaduh, pemiliknya langsung  menghalau dan benar ada anjing  lari,” ujarnya. Sohe mengatakan, warga terutama yang memiliki kambing  telah mnegantisipasi kejadian ini dengan cara ronda malam.  Namun, mungkin karena sudah  hampir Subuh, warga yang beronda banyak yang tidur.

Loading...

“Setiap hari  kami ronda untuk menjaga kambing itu,” ujarnya.  Selama melakukan kegiatan jaga malam, ada warga yang melihat penampakan anjing pemangsa hewan ternak milik warga.  Menurutnya, anjing yang sudah  membunuh sejumlah kambing  di desanya tidak sama dengan  anjing kebanyakan.

“Anjingnya itu memiliki kaki yang mana antara kaki depan dan yang belakang  berbeda. Pokoknya beda dengan anjing kebanyakan,” ujarnya.  Kasus ini juga sudah sampai  pada Bidang Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan, dan Pemasaran Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Probolinggo.

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesmavet, Pengolahan, dan Pemasaran Nur Eko Widianto mengatakan, kematian sejumlah kambing ini karena serangan hewan. Itu berdasarkan informasi dari warga. Menurutnya, kejadian kali  ini banyak disaksikan warga, bahwa memang ada hewan sejenis anjing berkeliaran.

“Untuk kali ini, berdasarkan informasi dari warga,  memang matinya di gigit anjing. Katanya, warga memang nyata  ada anjing,” ujarnya.  Soal hasil laboratorium kematian puluhan kambing yang mati  bulan lalu, Eko mengaku belum  menerima hasil resminya. Menurutnya, yang berhak mengeluarkan hasil laboratorium itu  Dinas Peternakan Provinsi.

“Masih belum. Kita tunggu saja. Yang pasti, nanti hasilnya di keluarkan oleh Dinas Peternakan  Provinsi,” ujarnya. Terpisah, Kapolsek Gending AKP  Sunaryo mengatakan, dari hasil  penyelidikan dan hasil pemeriksaan  dokter, kematian kambing yang terjadi di daerahnya dikarenakan  adanya gigitan hewan.

“Dari hasil  penyidikan dan pemeriksaan dokter, itu memang karena gigitan  hewan. Kan ada bekasnya itu,”  ujarnya. (radar)