Browse By

Hilang, Nenek Ditemukan Tewas

Mayat Tiana saat akan dimasukkan ke kantong jenazah oleh petugas.

Diduga Terjatuh dari Tebing

GENDING – Warga Desa Curahsawo, Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo digegerkan dengan penemuan mayat seorang perempuan renta, pukul 09.00 kemarin (16/9.  Mayat yang kemudian diketahui bernama Tiana, 75, itu, kondisi tubuhnya sudah menghitam.

Jasad nenek asal Desa Tamansari,  Kecamatan Dringu, itu ditemukan pertama kali oleh Shil, 35, warga  desa setempat yang hendak mencari rumput. Shil yang mencium  aroma tak sedap, berusaha mencari tahu sumber bau tersebut. Hingga kemudian ia menemukan  sesosok mayat perempuan di  lokasi tersebut.

Saat ditemukan, perempuan renta itu memakai busana terusan  berwarna cokelat, dengan posisi miring menghadap utara. Diperkirakan, mayat itu sudah beberapa  hari di lokasi. Diduga, korban terpeleset dari tebing yang diperkirakan tingginya sekitar 7 meter.

Loading...

“Saya hendak mencari daun  dan kayu. Lalu saya mencium aroma busuk yang menyengat.  Karena itu saya cari tahu darimana  sumber baunya. Ternyata ada mayat perempuan. Saya tidak  kenal, informasinya warga Desa Tamansari. Saya lalu melaporkan ini ke warga,” katanya.

Informasi penemuan mayat ini kemudian menyebar ke warga. Setelah itu, lokasi kejadian langsung dipenuhi warga yang hendak melihat mayat tersebut. Namun, tak satupun berani menyentuh jasad perempuan itu, sampai kemudian polisi datang.

Polisi  kemudian menyebarkan informasi ini, agar bisa segera diketahui  identitasnya.  Polres Probolinggo kemudian  menrjunkan tim identifikasi untuk mengetahui identitas korban. Tak butuh waktu lama, korban akhirnya berhasil diidentifikasi bernama Tiana.

Keluarga korban  yang mendapat informasi tersebut, langsung mendatangi lokasi kejadian. Setelah dilakukan identifikasi,  korban kemudian dilarikan ke kamar mayat RSUD Waluyo Jati  Kraksaan.  Ditemui koran ini di lokasi penemuan jenazah, salah satu keluarga membenarkan jika Tiana adalah anggota keluarganya.

Pria yang enggan namanya dikorankan ini mengatakan, Tiana terakhir kelihatan pada Minggu (10/9)  pagi. Setelah itu, korban tak lagi  diketahui rimbanya. “Nenek sudah pikun. Terakhir  keluar hari Minggu pukul 10.00.  Lantaran tak pulang. Pihak keluarga mencarinya kemana-mana,” singkat pria yang namanya tak ingin dikorankan itu.

Hanya  saja, upaya pencarian tidak mem buahkan hasil. Pihak keluarga  juga tidak melaporkan hilangnya Tiana ke polisi. Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Probolinggo AKP Riyanto mengaku belum bisa memastikan  penyebab kematian korban. Ia  masih menunggu visum etrepertum dari rumah sakit.

Namun,  Riyanto memastikan jika dari kondisi fisiknya, tidak ditemukan bekas penganiayaan melalui benda tajam. “Menurut keterangan dari pihak  keluarga, jenazah sudah lama tak pulang. Selain itu, korban informasinya menderita pikun.  Penyebab meninggalnya korban masih dalam penyelidikan,” jelasnya. (radas)