Browse By

Polres Pasuruan Kota Menangkan Sidang Gugatan Praperadilan

Suasana ruang sidang di PN Pasuruan saat sidang gugatan praperadilan, Kamis (14/9) pagi.

PASURUAN – Berakhir sudah persidangan gugatan praperadilan yang ditujukan kepada Polres Pasuruan Kota. Dalam sidang lanjutan yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Pasuruan kemarin (14/9), Polres Pasuruan Kota dinyatakan menang dalam gugatan praperadilan yang diajukan pemohon atas nama Anita Rizki Wijaya  dalam kasus narkoba.

Hakim tunggal Yoga Mahardika yang memimpin sidang, mengetok palu dengan memutuskan gugurnya gugatan praperadilan. Hakim Yoga menolak seluruh dalil-dalil yang diajukan oleh pemohon atas penggeledahan yang dilakukan oleh petugas Satreskoba terhadapnya, beberapa waktu  lalu.

Dalam sidang, hakim menyatakan sejumlah dasar atas putusannya itu. Di antaranya  ialah fakta bahwa perkara pokok saat ini telah berjalan. “Hakim mempunyai pertimbangan-pertimbangan yang dilandaskan beberapa hal mendasar.

Bahwa, hakim telah mempelajari proses persidangan  perkara pokok yang telah ber langsung dan setelah dikroscek sidang perkara pokoknya sudah memasuki tahap pembacaan dakwaan,” kata Rahmad Dahlan, humas PN Pasuruan. Ia mengungkapkan adanya  beberapa dasar yang dijadikan sebagai pertimbangan dalam putusan sidang praperadilan tersebut. Yakni, Pasal 82 ayat 2  KUHAP.

Loading...

“Dalam pasal itu disebutkan bahwa perkara yang  sudah mulai diperiksa oleh PN  sedangkan pemeriksaan mengenai permintaan kepada praperadilan belum selesai, maka permintaan tersebut gugur,”  tambahnya. Selain itu, Rahmad juga menguraikan dua dasar lain dari putusan hakim atas praperadilan itu.

Di antaranya ialah adanya Putusan Mahkamah Konstitusi  Nomor 102/PUU-X III/2015 serta Peraturan Mahkamah Agung Nomor 4 Tahun 2016 tentang Larangan Peninjauan Kembali Putusan Praperadilan. “Atas dasar itu, hakim memutuskan perkara gugatan praperadilan ini gugur demi hukum,” tuturnya.

Sementara itu, kuasa hukum pemohon, Wahyuning Ariyani menuturkan bahwa pihaknya menerima putusan hakim. “Kami menghargai apapun putusan hakim. Selanjutnya, kami akan kembali fokus merampungkan perkara pokoknya,”  tandas Wahyuning.

Seperti diberitakan sebelumnya, Anita Rizky Wijaya dibekuk Satreskoba pada 1 Agustus silam.   Saat itu, Anita diamankan lantaran ditemui adanya peralatan untuk nyabu dan satu linting tembakau yang mengandung  zat AB-Fubinaca yang masuk  kategori narkoba. (radar)