Browse By

Minta Hentikan Aktivitas Penambangan di Gunungsari

Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan saat mendatangi lokasi tambang galian C di Desa Gunungsari.

BEJI – Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan merekomendasikan penghentian aktivitas penambangan di kawasan Pilang Bangu, Desa Gunungsari, Kecamatan Beji. Rekomendasi itu dikeluarkan seiring dengan adanya sejumlah persoalan pada kawasan setempat.

Sejumlah persoalan itu ditemukan setelah dewan melakukan sidak ke kawasan galian C yang ada di wilayah setempat, kemarin (14/9). Selain dianggap merusak saluran irigasi warga, kegiatan izin penambangan yang dilakukan PT Gama sudah kedaluwarsa. Apalagi, perusahaan penambang tak bertanggung jawab dengan melakukan reklamasi.

Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan Udik Djanuantoro mengatakan, sidak itu dilakukan untuk menindaklanjututi keluhan warga Gunungsari. Ia mendapatkan keluhan dari warga setempat, jika aktivitas penambangan di  Gununggsari, bermasalah.

“Salah  satu keluhannya, saluran irigasi warga yang tak berfungsi normal  gara-gara aktivitas penambangan tersebut,” jelas politisi yang akrab disapa Udik itu. Selain itu, penambangan yang  dilakukan tersebut, disinyalir telah melampaui titik koordinat. Kawasan yang seharusnya tak  dikeruk, justru digali untuk diambil  pasir dan batu (sirtu)-nya.

Loading...

“Ada beberapa persoalan la innya, seperti izin tambang yang sudah mati selama tiga tahun.  Bahkan, tambang yang sudah lama tak dioperasikan, justru tak dilakukan reklamasi. Jadi, itu yang menjadi persoalan,” sampainya.

Ia dan rombongan Komisi I DPRD Kabupaten Pasuruan sudah melakukan peninjauan ke lokasi. Dari pantauan di lapangan, dugaan pelanggaran memang kental. Sehingga, pihaknya berencana untuk melakukan pemanggilan pihak perusahaan  penambangan.

“Kami akan mengundang pihak- pihak terkait untuk klarifikasi.  Peninjauan di lapangan sudah,  ting gal dokumen-dokumen akan kami pertanyakan ketika hearing digelar,” tandas politisi Partai Golkar ini. Pihaknya juga merekomendasikan kepada Satpol PP setempat untuk bertindak.

“Kami juga minta ke Satpol PP Kabupaten Pasuruan untuk menghentikan sementara aktivitas penambangan.  Karena penambangan masuk ranah pemprov, pihak Satpol PP  harus mengomunikasikan hal  ini dengan pemprov,” tutur dia.

Sementara itu, Kepala Satpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengaku, akan melaporkan temuannya di lapangan ke Pemprov Jatim. “Yang  jelas, kami akan koordinasikan  dengan pemprov, untuk langkah- langkah yang akan diambil berikutnya,” urainya.

Di sisi lain, perwakilan dari PT  Gama, Imam Solihin saat ditemui  di lokasi menyampaikan, kalau  kawasan tersebut dulunya memang bekas galian C. Dulunya,  tambang tersebut milik seseorang  bernama Wono, yang kemudian dibeli oleh PT Gama. Rencananya,  kawasan setempat akan dijadikan  perumahan. 

“Kami buatkan saluran irigasinya. Rencananya, kawasan ini untuk perumahan. Aktivitas di  sini, untuk pembersihan bakal perumahan,” urainya. (radar)   

Incoming search terms:

  • Ular besar didesa gunung sari beji pasuruan