Browse By

Sering Ancam Istri jika Tak Dituruti

Ilustrasi

REMBANG – Tole (nama samaran), 36, warga Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan, memang egois. Segala  permintaannya minta dituruti. Kalau tak  dituruti, maka Tole mengeluarkan jurus jitu. Jurusnya adalah mengancam tak akan  memberi Minthul (juga nama samaran), 32, uang belanja.

Minthul mengatakan, pernikahannya memang tak pernah akur. Tole yang mentang-mentang pencari nafkah cenderung berkuasa dan seenaknya sendiri.  Hal ini membuat Minthul selalu dalam posisi lemah. “Padahal,  harusnya menikah kan tidak  begitu. Harus seimbang, bisa  menghargai istri,” ujarnya.

Namun, Tole tidak seperti suami yang diidamkan Minthul. Tole malah berlagak seperti bos. Tanggung jawab Minthul sebagai ibu  rumah tangga, mengasuh anak  dan rumah dari pagi sampai malam, tak pernah dihargai oleh  suaminya.

Tole berpikir, pekerjaan domestik adalah pekerjaan remeh temeh dan menjadi kewajiban perempuan. Akibatnya, selama menikah  lebih dari 5 tahun, Minthul memang selalu sebagai pihak yang  lemah. Setiap ada pertengkaran,  Tole selalu tak mau mendengarkan istrinya. Bahkan, menyuruh Minthul agar menuruti saja apa  keinginan suami.

Loading...

“Harusnya musyawarah, gak semua seenak- enaknya Tole sendiri,” jelasnya.  Selama menikah, Minthul memang tak punya suara apa-apa. Jika  dirinya menuntut atau mengeluh,  selalu saja Tole langsung marah. Untuk memutuskan hal-hal penting,  selalu Tole yang berkuasa.

Seperti saat Minthul mengeluhkan uang belanja yang tak pernah naik. Apalagi, kebutuhan  hidup juga semakin tinggi. “Eh,  Tole malah mengancam gak kasih uang belanja. Ya sudah saya hanya nelongso saja dalam hati,” keluhnya.

Anehnya, jika untuk hobi touring dan modifikasi motor, Tole tak sayang mengeluarkan uang. Tak tahan dengan sikap suaminya itu, Minthul mengajukan cerai ke Pengadilan Agama (PA)  Bangil. Ia juga keluar dari rumah  dengan membawa anak semata wayangnya yang masih balita.

“Emoh balik lagi. Suami saja gak pernah menghargai saya sebagai istri. Lebih baik pisah saja,” katanya sedih. (radar)