Browse By

Kadinkes Jember Digaji Pemkot Probolinggo

Kadinkes Jember Digaji Pemkot Probolinggo

Pastikan Tak Berimplikasi Hukum

PROBOLINGGO – Meski telah berstatus sebagai kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Jember, ternyata dr Siti Nurul Qomariah masih menerima gaji dari Pemkot Probolinggo. Hal ini terjadi karena sistem gaji PNS dialokasikan untuk satu  tahun anggaran.  Terlebih, SK mutasi dari Pemprov Jawa Timur hingga kini  masih belum turun.

Hal ini dibenarkan oleh Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Probolinggo   Rach madeta Antariksa. “Sistem penggajian PNS itu sudah di anggarkan untuk satu tahun, yakni  sampai Desember. Jika pindahnya  belum sampai Desember, untuk  gaji pokok tetap dari Pemkot Probolinggo,” terangnya.

Anehnya, meski SK mutasi untuk mantan sekretaris Dinkes Kota  Probolinggo itu belum turun, yang bersangkutan sudah menjabat sebagai kepala Dinkes di Jember. Pemkab Jember tetap melantik   Nurul pada 18 April lalu dengan landasan sudah dilepas Wali Kota Probolinggo Rukmini.

Loading...

Deta–sapaan akrabnya–menduga, dilantiknya Nurul meski  belum mengantongi SK mutasi,   karena sudah dibutuhkan tenaga dan pikiranya oleh Pemkab Jember. “Mungkin karena di sana  sangat membutuhkan pejabat  di posisi kepala Dinkes, akhirnya langsung dilantik meskipun SK belum turun,” ujarnya.

Mantan kabag Umum ini menjelaskan, April lalu dr Nurul lolos seleksi jabatan tinggi di dua da erah berbeda di Jatim. Yakni, Kota Batu dan Kabupaten Jember. Begitu mendapat lampu hijau dari Wali  Kota Rukmini, Pemkab Jember langsung melantik Nurul.

Saat disinggung apakah akan ada dampak hukum terkait sistem penggajian yang masih ikut kota,  Deta menampik hal tersebut. “Tidak  ada implikasi hukum. Seperti yang sudah saya jelaskan, gaji PNS itu  sudah dianggarkan selama satu  tahun. Jadi, meskipun pindah belum genap satu tahun anggaran, ya tetap diberikan gajinya. Kecuali untuk  tunjangan, sudah masuk anggaran Pemkab Jember, “ tambahnya.

Sementara itu, dr Siti Nurul Qomariah pada Jawa Pos Radar Bromo membenarkan pernyataan Deta.“Memang benar, sampai saat  ini untuk gaji pokok masih ikut pemkot,” katanya melalui sambungan telepon tadi malam.

Ketika ada PNS pindah pada  bulan Juni atau Agustus, gaji pokok masih ada di anggaran daerah sebelumnya. Nurul sendiri sudah  empat bulan mutasi ke Jember, dari sebelumnya menjabat sebagai sekretaris Dinkes.

“Kalau langkah selanjutnya tidak ada ya. Karena sampai saat ini,  proses mutasi itu masih berjalan  di BKD Provinsi Jawa Timur. Proses  mutasi ini biasanya memakan waktu  yang lama,” ujarnya. (radar)