Browse By

Dapat Laporan Warga, DPRD Sidak Pabrik Oli

Ketua DPRD Kota Agus Rudiyanto Ghaffur saat meninjau ke lokasi pabrik oli PT. Berdikari Jaya Bersama yang sedang uji coba emisi reaktor 1-6, kemarin.

WONOASIH – Sejak 7 September 2017, pabrik oli bekas, PT Berdikari Jaya Bersama (BJB) melakukan pengujian emisi reaktor 1-6 di pabrik setempat. Komisi 1 DPRD  Kota Probolinggo pun sidak, kemarin (12/9) ke lokasi pabrik di Jalan Lumajang, Kelurahan  Sumbertaman, Kecamatan Wonoasih, kota setempat.

Komisi I DPRD Kota Probolinggo meminta  pabrik untuk terus berbenah. Sebab, warga sekitar intens memantau aktivitas pabrik. Bahkan, warga sering melapor ke DPRD soal bau yang dikeluarkan pabrik. Permintaan itu disampaikan Ketua DPRD Agus Rudiyanto Ghaffur, usai meninjau pabrik, pukul 13.00.

Bahkan, sebelum sidak, menurut Rudi–panggilannya-, ada warga  yang melapor tentang bau tidak enak dari pabrik. Sehingga, DPRD pun sidak dengan didampingi Kepala Dinas Lingkungan  Hidup (DLH) Kota Probolinggo Tutang  Heru Aribowo, kemarin. Namun, kemarin selama sidak, bau tidak  enak yang dilaporkan warga, tidak terbukti.

“Memang ada bau, tapi sedikit. Kami minta bagaimana sisa bau yang tinggal sedikit ini, hilang,” terangnya. Karena itu, Rudi meminta PT BJB terus  berbenah. Sehingga, bau yang ditimbulkan  dari proses produksi, bisa hilang sama sekali. Dan, warga sekitar tidak resah.  Rudi sendiri mengaku, kemarin DPRD  tidak sidak.

Loading...

“Kami tidak sidak. Kami ke sini karena banyak laporan warga yang  masuk ke kami,” katanya.  Sementara itu, Manajer Produksi PT BJB Minkiet menjelaskan, pabrik saat ini sedang melakukan uji coba kualitas udara emisi dari  cerobong reaktor, 1 – 6.

Sesuai izin dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan  (LHK), izin dilakukan 14 hari, pada 7 – 22 September. Dalam masa uji coba produksi tersebut, pabrik dipantau dan diawasi serta dibimbing oleh Kementerian LHK.  “Jadi, selama masa uji coba, kami dapat bimbingan dan arahan dari KLH,” ujarnya.

Minkiet pun berjanji akan melaksanakan saran dari DPRD dan DLH selama masa uji coba. Salah satunya, memasang banner berisi informasi proses uji coba pabrik.  “Kalau nanti pabrik dapat izin operasi  lagi, kami juga akan memasang pemberitahuan di depan pabrik bahwa pabrik sudah beroperasi lagi atas izin Kementerian  LHK,” pungkasnya. (radar)