Browse By

Gengsi Bawa Bekal Makanan

ILUSTRASI

REMBANG – Keinginan Minthul (nama samaran), 27, warga Kecamatan Rembang,  Kabupaten Pasuruan, agar suaminya bisa berhemat, ternyata hanya bertepuk sebelah  tangan. Pasalnya, Tole (juga nama samaran), 31, suaminya tetap boros dengan membeli  makan di luar.

Padahal, sang istri sudah menyiapkan bekal untuk dibawa ke kantor. Akibatnya, pengeluaran setiap bulannya selalu mepet. Minthul mengatakan, setelah menikah 3 tahun yang lalu, Tole satu-satu nya pencari nafkah di keluarga tersebut. Karena sumber  pendapatan keluarga hanya satu, tentu pengeluaran harus  ditekan.

“Apalagi setelah anak pertama  lahir, ya kebutuhan makin tinggi.  Belum lagi kebutuhan untuk beli  popok, susu, dan lainnya,” keluhnya. Minthul sendiri sebelumnya bekerja sebagai buruh pabrik seperti Tole. Namun, setelah menikah dan langsung hamil,  Tole menyuruhnya berhenti. Karena itu, Minthul menyesal dulu berhenti dari pekerjaan.

“Sekarang gak bisa lagi jajan  di luar. Termasuk make up atau baju baru, sudah lama gak beli,”  jelasnya. Hal ini lantaran dari pendapatan Tole, hanya cukup untuk kebutuhan rumah tangga  dan bayi. Belum lagi ada orang  tua Tole yang juga dibiayai dari  uang gaji Tole.

Loading...

Kalau anaknya sakit, Minthul sampai harus utang ke tetangga hanya untuk membayar dokter dan obat. Di tengah kondisi yang serba  pas-pasan tersebut, Minthul memang berharap suaminya bisa menekan gaya hidupnya. Jika  dulu pas masih bujangan masih  suka keluyuran termasuk nongkrong sampai tengah malam, sekarang ia minta kebiasaan itu  ditinggalkan.

“Awalnya berat, tapi uang belanja sudah gak ada,” terangnya. Yang bikin Minthul jengkel adalah,  kebiasaan Tole yang memilih makan siang dengan membeli di luar. Pabrik tempat Tole bekerja, memang tak menyediakan  makan siang. Namun, hal itu  bisa ditekan dengan membawa  bekal dari rumah.   Hanya saja, sang suami keburu  gengsi.

“Dia bilang malu bawa bekal dari rumah, enakan beli  di luar. Praktis dan bisa ganti-ganti menu sesuai selera,” jelasnya. Akibatnya, Tole selalu menolak jika dibawakan bekal.  Bahkan, pernah ketahuan, bekal yang dibawakan ternyata tidak dimakan. Karenanya, Minthul sering uring- uringan dengan sikap suaminya itu.

“Ya, duit kurang terus, utang-utang juga makin banyak. Eh,  suami malah pengen hidup kayak  pas bujangan dulu. Makan di  luar  dan juga masih sering nongkrong,”  pungkasnya. (radar)