Browse By

Jazz Gunung Masuk 24 Nominasi ISTA

Gelaran Jazz Gunung di Gunung Bromo, beberapa waktu lalu yang merupakan event kesembilan. Jazz Gunung berhasil masuk 24 nominasi ISTA.

KRAKSAAN – Gelaran rutin event Jazz Gunung di Gunung Bromo, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, mendapat apresiasi positif secara  nasional. Buktinya, event ini masuk dalam daftar 24 nominasi Indonesia Sustainable Tourism Award (ISTA) tahun 2017.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga Pariwisata dan  Budaya (Dispora Parbud) Kabupaten Probolinggo Sidik Wijanarko saat dikonfirmasi mengatakan, sudah  mendengar berita itu. Menurutnya, sebelumnya ada  dua wisata yang diajukan untuk ISTA 2017. Yaitu, Jazz  Gunung Bromo dan Songa Rafting. Ternyata, Kementerian Pariwisata memilih Jazz Gunung Bromo  dan masuk dalam 24 nominasi ISTA.

”Selasa kemarin, tim dari Kementerian Pariwisata sudah datang dan menilai ekowisata Jazz Gunung masuk 24 nominasi ISTA,” katanya kepada Jawa Pos Radar Bromo, kemarin.  ISTA dikatakan Sidiq, merupakan form dari  Kementerian Pariwisata.

Saat penilaian kemarin,  pihaknya sudah support dengan memberi laporan  terkait ekowisata Jazz Gunung.
Menurutnya, Jazz Gunung dinilai memberi pengaruh pada ekonomi dan mampu digelar secara berkelanjutan. Buktinya, kemarin pagelaran Jazz Gunung  berlangsung untuk kali kesembilan.

Loading...

”Sejauh ini, kami sudah men-support. Jazz Gunung  ini memang digelar pihak ketiga. Namun, pemkab tetap support. Karena itu, multiplayer efeknya pasti ke masyarakat. Baik hotel, restoran, UKM, dan semuanya mendapatkan efek positifnya,” terangnya.

Rencananya, tahun depan menurut Sidik, Jazz Gunung  akan digelar tiga hari. Sedangkan, selama ini hanya dua hari. Harapannya, pengunjung bisa longweekend  dan longstay di Bromo. “Kami berharap Jazz Gunung tersebut masuk 10 besar nominasi ISTA dan sampai  menjadi tertinggi nilainya. Selain itu, ke depan multiplayer efeknya bisa lebih tinggi,” ujarnya. (radar)