Browse By

Bujang Plintahan Kendat di Atas Sumur

Jasad Bagus Mahardianto yang ditemukan tewas gantung diri di Plintahan, Pandaan, Rabu (6/9).

PANDAAN – Bagus Mahardianto, 32, harus mengakhiri hidupnya dengan tragis. Bujangan asal Dusun/Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan, ini nekat gantung diri.   Kemarin (6/9), jenazahnya ditemukan menggantung di dapur rumahnya sekitar pukul 10.00.

Bagus kendat di atas sebuah sumur. Ia menggunakan tali tampar untuk  mengaitkan di leher dan cantolan untuk timba sumur. Kabar ditemukannya Bagus   dalam kondisi kendat itu pun  sontak membuat warga setempat  geger. Banyak warga yang berdatangan ke lokasi kejadian   lantaran penasaran.

“Ia ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa. Yang  mengetahui pertama kali adalah  keponakannya sendiri yang masih kecil saat pulang dari  sekolah,” terang Wisnu Ali Yitno,   64, ayah Bagus saat ditemui di lokasi kejadian.

Pagi itu, kondisi rumah korban  memang sepi. Orang tua dan  saudara Bagus tengah sibuk bekerja. Hanya ada Bagus seorang, sebelum sang keponakan korban  datang. Begitu mengetahui pamannya meninggal gantung diri, sang  keponakan langsung mengabari  tetangga dan orang tuanya.

Loading...

Tak berselang lama, petugas kepolisian dari Polsek Pandaan pun mendatangi lokasi kejadian untuk mengevakuasi korban. “Faktor penyebabnya (kendat)  kami kurang tahu karena apa.   Selama ini, yang kami tahu ia baik-baik saja. Cuma anaknya memang pendiam. Tetapi, anaknya baik,” terangnya.

Wisnu menyebut, anaknya itu sebelumnya sempat bekerja di  sebuah pabrik. “Tapi, lantas berhenti. Hingga sekarang, belum bekerja lagi,” ceritanya.  Pihak keluarga pun menerima kondisi Bagus yang meninggal dengan cara gantung diri. Saat  petugas kepolisian hendak membawanya ke Puskesmas Pandaan  untuk divisum, pihak keluarga menolaknya.

“Kematian korban murni karena gantung diri. Tidak ada faktor atau penyebab lainnya. Pada lehernya ditemukan lecet imbas  ikatan tali tambang yang  digunakan untuk bunuh diri. Di tubuhnya, juga tak kami temui  tanda kekerasan sama sekali,”   ujar Kanitreskrim Polsek Pandaan Iptu Agus Purnomo. (radar)