Browse By

Kesal Tak Dirawat saat Sakit

ILUSTRASI

PURWODADI – Makin tua makin manja. Itulah Tole (nama samaran), 54, warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan.  Karenanya, saat dilanda sakit demam, ia tak  ingin ditinggal Minthul (juga nama samaran), 43, istrinya.

Tapi, Tole kecewa lantaran Minthul  memutuskan tetap bekerja saat ia sakit. Persoalan sepele itu ternyata penyebab  pertengkaran di antara keduanya. Bahkan, gara-gara hal itu, pernikahan mereka yang  baru berjalan empat tahun, kandas. Minthul mengaku serba salah dengan kondisi Tole yang sering sakit-sakitan. “Masa saya harus standby 24 jam kalau dia sakit. Padahal, saya juga harus kerja,” ungkapnya.

Tole dan Minthul merupakan  pasangan janda dan duda yang  dipertemukan empat tahun silam. Tole yang sehari-hari bekerja  sebagai petani ini, sudah menduda lantaran istrinya meninggal. Sementara, anak hasil hubungannya dengan istri pertamanya, saat ini sudah mandiri.

Sedangkan Minthul, sudah menjanda cukup lama. Yakni,  sekitar 10 tahun. Selama ini,  Minthul seorang diri membesarkan anak semata wayangnya dari  pernikahan pertamanya. “Memang ada beberapa laki-laki yang datang, tapi saya gak mau karena lebih baik mandiri fokus besarin anak,” ungkapnya.

Loading...

Setelah anaknya bekerja dan hidup mandiri, hati Minthul terbuka dengan kehadiran seorang  pria. Tole datang saat yang tepat. Karena merasa sudah tidak ada  tanggungan lagi, Minthul tak  menolak saat Tole ingin menikahinya.

Setelah menikah, Minthul ikut  tinggal bersama Tole. Namun,  Minthul mengaku tetap bekerja di perusahaan karena sudah merasa nyaman menjadi wanita karir. Walaupun, secara materi Tole yang mempunyai sawah  mampu menghidupi Minthul.

Sejatinya, sejak awal menikah,  antara Tole dan Minthul kerap berselisih paham. Hal itu tidak  lepas dari keinginan Tole yang  selalu ingin dimanja seperti mendiang istrinya dulu.  “Ya jelas gak bisa. Kan saya  kerja dari pagi sampai sore. Secara gak langsung, Tole ingin saya  jadi ibu rumah tangga dan full  merawat dia. Tapi, saya gak bisa  kalau sampai berhenti kerja,”  ungkapnya.

Tole sendiri memang kerap jatuh  sakit. Faktor usia membuat nya harus terbaring di ranjang. Awalnya, Minthul sering izin tidak masuk kerja demi merawat suami.  Tapi, lama-lama Tole ingin diperlakukan seperti itu setiap hari.

“Saya gak bisa terus-terusan izin. Terakhir dia sakit, saya cuma  sediakan makan dan obat dantetap kerja. Eh dia ngamuk, bahkan sampai mukul saya pas pulang kerja,” keluhnya. Kecewa dengan perlakuan suaminya, Minthul mengaku tak betah lagi dan memilih minggat dari rumah Tole.  Akhirnya, Minthul menggugat cerai suaminya. (radar)