Browse By

Direhab, Penanjakan Ditutup 3 Bulan

TNBTS menutup sementara wisata Bromo melalui Penanjakan selama 3 bulan. Perbaikan ini dilakukan agar pengunjung semakin nyaman.

SUKAPURA – Wisatawan yang akan  menikmati panorama  Gunung Bromo melalui  Penanjakan harus mencari lokasi lain.  Pasalnya, Taman Nasional  Bromo Tengger Semeru  (TNBTS) melakukan rehab sedang dan berat di  kawasan Bromo.

Salah satunya merombak total  penanjakan. Penutupan Penanjakan itu tertuang dalam  pengumuman yang  diterbitkan 20 Agustus lalu.  Dalam pengumuman yang ditandatangani Kepala Balai Besar TNBTS, John  Kenedie itu, penutupan  Penanjakan dilakukan mulai 11 September hingga  10 Desember 2017 atau selama 3 bulan.

Bagi pengunjung yang akan menikmati keindahan  matahari terbit, TNBTS  menyarankan agar pengunjung menikmatinya melalui Bukit Cinta atau Bukit Kingkong yang setelah  direhab berganti nama menjadi Bukit Kedaluh.

Kabid Wilayah 1 Balai  Besar TNBTS, Fariana  Prabandari mengatakan, perbaikan yang dilakukan ini untuk memperbaiki  pelayanan pada pengunjung. “Kami berharap, semua pengunjung mematuhi aturan kebijakan ini. Kami juga minta biro travel untuk ikut membantu mengumumkan penutupan Penanjakan,” terangnya.

Loading...

Saat disinggung soal anggaran,  Fariana menyebut angka yang cukup fantastis. “Anggaran semua  kegiatan pembangunan di Penanjakan itu hampir Rp 1,3 miliar,” terangnya. Sementara itu, Kepala Dinas  Pemuda Olahraga Pariwisata dan  Budaya (Dispora Parbud) Kabupaten Probolinggo, Sidiq  Widjanarko mengaku sudah  mendapatkan informasi soal  rencana penutupan Penanjakan  tersebut.

Karena itu, pemkab juga akan memaksimalkan potensi di Kabupaten Probolinggo untuk  memberikan kenyamanan pada pengunjung. “Kalau di Kabupaten Probolinggo, pengunjung  bisa menikmati keindahan Bromo dari Seruni Point,” ujarnya.  (radar)