Browse By

Gelar Ojung untuk Minta Hujan

Warga Dusun Gunung Tugel, Desa Curah Tulis saat melakukan Ojung.

TONGAS – Warga Dusun Gunung Tugel, Desa Curah Tulis, Kecamatan Tongas, Kabupaten Probolinggo menggelar tradisi ojung, sebagai  tradisi untuk meminta hujan. Maklum, sejumlah desa di kabupaten kini harus merasakan kekeringan  akibat musim kemarau.

Dalam kegiatan yang berlangsung  sejak pukul 13.00 hingga 17.00 itu,  tidak dibatasi dari warga mana saja. Warga di luar Dusun Gunung Tugel  juga diperbolehkan melakukan tradisi  tersebut. Dusun Gunung Tugel sendiri juga mengalami kekeringan saat musim kemarau. Terbukti, dalam setahun, hujan turun hanya sekali.

Hal itu disampaikan Kepala Dusun (Kasun) Gunung Tugel Joko Hidayat, 37. “Hujan hanya turun satu kali dalam setahun. Sehingga warga  hanya bisa ber cocok tanam sekali   saja. Adapun tanaman yang biasa kita tanam yakni jagung dan kacang  hijau,” terangnya.

Pria yang akrab dipanggil Joko itu mengatakan, kekeringan yang  melanda desa sudah terjadi sejak  lama. “Kalau untuk minum dan mandi, kita mengandalkan sumur,” bebernya. Akibat tidak  turunnya hujan, maka tanah di dusun tersebut tandus.

Loading...

Diberitakan koran ini sebelumnya, kekeringan air mulai  dirasakan sejumlah desa di kabupaten. Hal itu pun sudah diantisipasi Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat dengan menggelar rapat koordinasi, beberapa waktu lalu. Rakor  itu untuk memetakan dan mengantisipasi daerah rawan kekeringan. Dalam rapat itu diketahui ada 35 desa di 14 kecamatan yang rawan kekeringan. (radar)