Browse By

Polisi Geledah Rumah Koordinator Arisan Online

Suami Purwati, Yudi saat dimintai keterangan oleh sejumlah wartawan

Belum Tetapkan Tersangka

KANIGARAN – Anggota Satreskrim Polres Probolinggo Kota melakukan penggeledahan di kediaman Purwati, koordinator arisan online yang diduga melakukan penipuan pada anggotanya, kemarin (31/8). Dalam penggeledahan itu, polisi menyita sejumlah berkas yang dimungkinkan menjadi alat bukti.

Dalam penggeledahan yang dilakukan di rumah terlapor, yakni di RT  4/RW 1, Blok Q4, perumahan Pondok Gabriela, Kelurahan Curahgrinting, Kecamatan Kanigaran, polisi didampingi suami terlapor yang kemarin berada di rumah. Yakni, Yudi Wiliyanto, 39.

Polisi menggeledah rumah Purwati untuk mencari barang bukti kasus dugaan penipuan arisan online

Ketika ditemui koran ini, pria yang akrab dipanggil Yudi itu mengaku  tak pernah berhubungan dengan sang istri. Alasannya, mulai dari kasus itu mencuat, Purwati menghilang. Bahkan, istrinya membawa serta anak bungsunya yang masih duduk di bangku kelas 1 SD.

Loading...

“Anak saya yang kelas 1 SD, dibawa oleh ibunya. Hingga kini  saya masih belum tahu keberadaannya. Saya sendiri masih mencarinya. Kemungkinan dia  ke Tulungagung, rumah ibunya,” beber bapak tiga anak itu. Yudi mengaku juga ditipu istrinya.

Sebab, cicilan pembayaran  rumah yang selama ini dititipkan ke sang istri, ternyata tak dibayarkan. Ia sendiri tak tahu kemana larinya uang tersebut. Gara- gara persoalan ini, anak-anaknya  yang tinggal bersama dirinya  shock.

“Saya ditagih oleh pihak bank, sudah 9 bulan tidak bayar. Rencananya hari ini mau bayar.  Tapi, karena ada bapak-bapak sekalian, kemungkinan Senin  (4/8) saya akan bayarkan. Jika  tidak dibayar, maka rumah ini disita,” terang pria kelahiran  Malang itu. Karena masalah ini,  Yudi mengaku akan menceraikan  sang istri.

Sementara itu, Kanit Pidum Satreskrim Polres Probolinggo Kota Ipda Sugeng Apriyanto  mengatakan, penggeledahan yang dilakukan kemarin, bertujuan untuk mencari barang bukti. “Penggeledahan ini dilakukan guna menindaklanjuti kasus  dugaan penipuan tersebut. Saat ini masih kita dalami prosesnya. Pelaku juga terus kita cari,” terangnya.

Dalam penggeledahan yang memakan waktu sekitar satu jam itu, polisi menyita satu dus berisi berkas yang diduga terkait dengan peristiwa tersebut.  Diberitakan sebelumnya, belasan anggota arisan online yang dikoordinatori Purwati, panik.  

Pasalnya, Purwati tak bisa dihubungi dan menghilang. Sementara, uang arisan dan tabungan anggota dipegang oleh Purwati. Karena itu, belasan anggota lantas melaporkan kejadian ini ke Mapolres Probolinggo Kota. (radar)