Browse By

Motor Mahasiswa Raib saat KKN

Situasi TKP hilangnya motor mahasiswa.

REJOSO – Sungguh apes nasib Rofiq, 22, warga Desa Sengonagung, Kecamatan Purwosari, Kabupaten Pasuruan. Ia kehilangan motornya saat menjalani Kuliah  Kerja Nyata (KKN) di Desa Kawisrejo, Kecamatan Rejoso, Kabupaten Pasuruan, dini hari kemarin (31/8). Motor itu diduga  dicuri saat korban tengah terlelap.

Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Bromo, ada sekitar 7 mahasiswa perguruan tinggi  swasta asal Pasuruan yang bermukim di rumah milik warga  untuk KKN sejak sebulan terakhir.  Sebelum kejadian, ada empat   mahasiwa yang begadang hingga pukul 02.30. Di rumah yang terletak di RT 03/RT 02, Dusun Gapuk, itu sejatinya ada empat  motor.  

“Ada empat motor yang ada di  dalam rumah. Dua motor kuncinya tergantung. Yang hilang mo tor Honda Revo, posisinya berada di ujung selatan rumah,” ujar Munawir, teman korban. Diduga  pelaku masuk ke rumah tersebut  melalui jendela yang ada di sisi  timur. Pasalnya, di jendela itu  terdapat bekas congkelan.

Munawir lantas menyebut,  sekitar pukul 02.00, di antara penghuni mendengar suara mencurigakan di belakang rumah. “Teman saya langsung ke  belakang, mengecek pintu yang  belum terkunci,” sambungnya. Pagi harinya, seorang teman  korban yang bermukim tak jauh  dari TKP datang sekitar pukul 06.00. Ia pun curiga, sebab pada pagi itu teman-temannya masih tidur. Sedangkan pintu sudah dalam kondisi terbuka.

Loading...

Selain itu, sebuah  kursi yang sebelumnya berada di  dalam dapur, pindah tempat di  halaman belakang rumah. “Kita baru tahu pukul 10.00. Setelah kami cek, rupanya pelaku keluar dari pintu belakang. Ada bekas ban juga di lantai  dapur,” paparnya. 

Kejadian itu kemudian dilaporkan ke jajaran pemerintah  desa setempat. Kepala Desa Kawisrejo lantas menindaklanjutinya dengan membuat laporan  polisi ke Polsek Rejoso. Sementara itu, Kapolsek Rejoso AKP Teguh P membenarkan kejadian tersebut. Saat ini, pihaknya  tengah mendalami kasus.  

“Kami akan mendalami informasi dari saksi-saksi. Selanjutnya,  masih dalam proses penyelidikan. Kami belum bisa menyampaikan perkara teknisnya. Yang  jelas, kami akan bergerak untuk  mengungkap siapa pelakunya,”  tandasnya. (radar)