Browse By

Nyambi Edarkan Obat Keras, Montir Ditangkap

Endik Sujono (dua dari kiri) saat diamankan petugas Satreskoba Polres Pasurua

BANGIL – Endik Sujono, 37, warga Jalan Jawa, Kota  Pasuruan, kini harus melewati hari-harinya dari balik jeruji besi penjara. Itu, setelah dirinya kedapatan tangan membawa obat-obatan terlarang. Endik ditangkap anggota Satreskoba Polres Pasuruan,  Selasa malam (29/8). Ia ditangkap di teras rumah seorang warga Desa/Kecamatan Kejayan sekitar pukul 20.00.  

Kasatreskoba Polres Pasuruan AKP Nanang  Sugiyono  menceritakan, penangkapan tersangka berawal dari  penelusuran yang dilakukan petugas. Petugas  memeroleh informasi kalau tersangka yang berprofesi sebagai montir tersebut memiliki usaha terlarang.  Yakni, mengedarkan pil terlarang.

“Berangkat dari  informasi itu, petugas bergerak untuk melakukan  penelusuran,” jelas Nanang.   Petugas melakukan pengintaian terhadap tersangka. Hingga petugas mendapati tersangka berada di wilayah Kejayan. Ketika itu, tersangka tengah menunggu pemesan barang. Tersangka tak menyadari kalau dirinya tengah diintai  petugas.

“Begitu mendapati tersangka, kami langsung  mendekat dan melakukan penggerebekan,” urainya.  Saat penggerebekan itu, petugas mendapati sejumlah barang bukti. Selain pil logo Y sebanyak 200 butir, petugas juga mengamankan uang Rp 20 ribu serta sebuah handphone.

Loading...

Bersama barang bukti yang ditemukan itulah, petugas menggiring tersangka ke Mapolres Pasuruan. Dalam  penyidikan petugas, tersangka mengaku kalau bisnis  haram itu dilakoninya untuk menambah penghasilan.  

“Ia berprofesi sebagai montir. Untuk menambah  penghasilan, ia bekerja sampingan. Sayangnya, pekerjaan yang dilakukan  terlarang,” sambungnya.  Kini, karena perbuatannya tersebut, tersangka dijerat pasal 197 jo 196 UU RI nomor  36 tahun 2009 tentang  Kesehatan. Ancamannya 10 tahun penjara. (radar)