Browse By

Dua Bacawali Daftar ke PPP

Perwakilan DPC PKB saat mendaftarkan Habib Hadi Zainal Abidin

KANIGARAN – DPC PPP Kota  Probolinggo resmi membuka  pendaftaran calon Wali Kota Probolinggo. Bertempat di kantor  DPC PPP di Jalan Slamet Riyadi,  kemarin (29/8) dua orang mengambil mendaftar sebagai calon  wali kota. Keduanya yaitu Habib Hadi Zainal Abidin dan Fernanda Zulkarnain.

Namun, keduanya  tidak datang sendiri. Mereka  di wakili partai yang mengusungnya. Hadi diwakili oleh petinggi  PC PKB setempat,  begitupula Fernanda yang diwakili  sejumlah petinggi DPD Partai Golkar.

“Mulai hari ini, DPC PPP Kota  Probolinggo memang resmi membuka pendaftaran calon wali kota. Pendaftaran dibuka   sampai 9 September atau hari  Sabtu,” ujar David Rosidy, ketua  DPC PPP setempat, kemarin (29/8).

Setelah masa pendaftaran selesai, pendaftar diminta melengkapi berkas pendaftaran. Juga, menyertakan hasil survei elektabilitas mereka. “Setelah lengkap, baru kami akan  mengirimkan nama calon  ke DPP PPP untuk mengajukan  rekomendasi. Kapan turunnya  rekomendasi itu? Kami tidak tahu,” ujarnya.

Loading...

Dilanjutkan David, PPP sendiri sebenarnya tidak menutup kemungkinan untuk memberangkatkan calon wali kota dari internal. Namun, untuk bisa mengusung calon sendiri, PPP membutuhkan tiga kursi lagi. “PPP di DPRD Kota Probolinggo  punya tiga kursi. Sedangkan ketentuan untuk memberangkatkan calon wali kota dan wawali,  minimal harus punya enam kursi. Jadi, PPP masih kekurangan tiga  kursi,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris DPC  PKB Kota Probolinggo Mujib membenarkan bahwa partainya  mengambil formulir pendaftaran  calon wali kota ke DPC PPP, untuk  Habib Hadi.  “Kami tadi memang datang ke kantor DPC PPP sekitar jam 08.10. Kami sengaja datang di awal  sebagai bentuk dari keseriusan   kami dan penghargaan dari kami,” tuturnya.

Pendaftaran itu dilakukan, karena banyak suara-suara dari tokoh di bawah naungan PPP, yang mendukung Hadi untuk maju  melalui PPP. “Karena itu, kami  menindaklanjuti. Caranya, tentu  saja ikut mekanisme pendaftaran  di PPP. Tujuannya, tidak lain untuk membangun hubungan yang baik dengan PPP, demi membangun Kota Probolinggo yang lebih maju  ke depan,” pungkasnya.

Dari Golkar, Abdus Syukur datang mewakili Fernanda. Menurutnya, langkah Golkar ini bertujuan untuk menggenapkan kursi Golkar yang kurang satu untuk mengusung  calon wali kota.  ”Golkar ingin mengajak serta partai lain untuk ikut mendukung Pak Fernanda sebagai wali kota,”  terangnya.

Di sisi lain, Mahdi, mewakili DPW PPP Jawa Timur, datang memantau hari pertama pendaftaran calon wali kota dan wakil  wali kota di DPC PPP Kota. Dia menekankan, bahwa di tubuh  PPP saat ini tidak ada perpecahan lagi. Sebab, MA memutuskan PPP pimpinan Romahur muzy sebagai  PPP yang sah.

“Karena itu, di Kota Probolinggo ini, DPC PPP pimpinan Pak David ini yang berhak mengirimkan calon wali kota dan   wakil wali kota pada Pilkada 2018,” ujarnya. (radar)