Browse By

Kandang Terbakar, Ribuan Ayam Hangus Terpanggang

Ribuan Ayam Hangus Terpanggang

Kerugian Ditaksir Rp 150 Juta

BANTARAN – Harapan Saiful,  warga Desa Kramatagung,  Kecamatan Bantaran, Kabupaten  Probolinggo, memanen 3.000  ayam pedagingnya, kandas.  Kemarin (28/8) sore, ribuan ayam  yang berada dalam satu kandang  itu ludes dilalap api.

Di lokasi kejadian, ada dua  kandang ayam yang sama-sama milik Saiful. Dua kandang ini  berada di bagian selatan dan utara.   Sore itu, sejumlah pekerja memanen ayam di kandang sisi selatan.  Semula mereka tak menyadari,  jika api perlahan melalap kandang  ayam di sisi utara.

Kegiatan panen itu dilakukan seperti biasa. Mulai mengambil  ayam, menimbang, dan kemudian memasukan ke kendaraan yang  telah disediakan untuk mengangkut hasil panen ayam. Lama-lama,  hawa terasa panas muncul dari  utara atau arah kandang sisi utara.

Loading...

Rencananya, ayam di kandang sisi utara ini akan dipanen setelah di kandang sisi selatan selesai.  Ternyata, hawa panas itu bersumber dari api yang melahap kandang sisi utara. Melihat kobaran api, sontak para pekerja yang sebelumnya asyik memanen ayam itu, berhamburan berusaha  memadamkan api.

Di antara  mereka, ada yang mengambil selang air dan menghidupkan  mesin penyedot air.  Apes, air yang akan digunakan untuk memadamkan api tidak keluar. Ternyata, mesinnya mati karena listrik padam. Milihat api  semakin besar, sekitar 15 pekerja itu berusaha menyelamatkan ayam  dalam kandang yang terbakar.

“Tidak ada yang tahu. Tiba-tiba api membesar dari arah tengah.  Kami panik semua melihatnya,”  ujar salah satu pekerja, Irfan, 17. Meski upaya menyiram dengan air gagal, mereka mencoba menyebar untuk menyelamatkan sisa ayam yang ada. Bukan hanya di  kandang yang terbakar, mereka juga memindah ayam di kandang sisi selatan. Sebab, suhu panas darikandang yang terbakar itu juga berdampak ayam di kandang sisi selatan.

“Kami menyebar. Ada yang berusaha ke kandang yang terbakar dan ada yang ke kandang yang kami panen untuk menyelamatkan ayam yang ada,” katanya. Tapi, usaha menyelamatkan  3.000 ayam di kandang sisi utara  itu sia-sia. Sebab, api kadung  membakar hebat. Sehingga, 3.000 ekor ayam itu terpanggang semua.

Bahkan, sejumlah ayam di kandang sisi selatan juga banyak yang mati karena tak kuat menahan panasnya korban api dari kandang sisi utara.Warga yang mengetahui kejadian ini juga sontak berdatangan untuk melihat dan membantu. Tapi, karena api terlalu besar dan kandang mudah terbakar, membuat warga tidak bisa berbuat apa-apa. Mereka hanya  menyelamatkan apa yang bisa diselamatkan hingga kandang  habis dilalap api.

“Takut untuk mendekat. Apinya terlalu besar. Kami hanya menyelamatkan  barang-barang yang dapat dijangkau saja,” ujar salah seorang warga, Dullah. Sedangkan, Saiful mendapati kandang ayamnya habis dilalap api tak sadarkan diri.

“Orangnya  masih tidak sadarkan diri. Kerugiannya sekitar Rp 150 juta. Dengan rincian kandang Rp 60 juta dan ayam Rp 90 juta. Penyebabnya, masih singpangsiur. Soalnya api  langsung menyebar di atas,” ujar  Sanen, dari pihak perusahaan yang  bekerja sama dengan Saiful dalam  memelihara ayam. (radar)

Incoming search terms:

  • ular pandaan