Browse By

Kabupaten Pasuruan Diserbu PSK Luar Daerah

Para pekerja seks komersial asal Pesanggrahan, Prigen dan wilayah timur Kabupaten Pasuruan saat diamankan di Mako Pol PP, kemarin.

BANGIL – Meski dikenal sebagai kota santri, namun Kabupaten Pasuruan sejauh ini belum steril dari praktik bisnis esek-esek. Bahkan, wilayah setempat kerap jadi  jujukan pekerja seks komersial (PSK) dari berbagai daerah.  Hal itu seperti yang terlihat saat  Satpol PP setempat menggelar razia Rabu (13/8) malam dan Kamis  (24/8) pagi.

Hasilnya, 20 penjaja cinta itu berhasil di amankan. Semua PSK yang terjaring razia itu berasal dari luar daerah. Tak  ada yang dari Pasuruan. Kasatpol PP Kabupaten Pasuruan Yudha Tri Widya Sasongko mengatakan, razia itu diawali di wilayah  Pesanggrahan, Prigen.

Di  kawasan setempat, petugas menyisir wisma- wisma yang disinyalir jadi tempat mangkalnya PSK. Razia yang digelar sejak pukul  19.00, Rabu, itu berhasil menciduk 14 PSK. Mereka lantas digiring ke Mapolres Pasuruan untuk  dilakukan pendataan.  Selain itu, mereka juga dites  kesehatannya.

“Hasilnya, nihil HIV/AIDS. Mereka tergolong wajah baru-baru,” ujar Yudha  saat ditemui di Mako Pol PP Kabupaten Pasuruan,  kemarin. Ke-14 PSK itu  kemudian diserahkan ke Dinsos Kabupaten Pasuruan untuk mendapatkan pembinaan.

Loading...

Razia lantas dilanjutkan ke wilayah timur Kabupaten Pasuruan, kemarin pagi. Beberapa  titik yang menjadi sarang PSK mangkal disisir. Mulai dari kawasan Karanganyar, Pasar Baru, serta Gejugjati, Kecamatan Lekok.  Dari operasi tersebut, petugas  men dapati enam PSK yang beroperasi di pagi hari.

Keenam  PSK itu lantas digiring ke Mako  Pol PP Kabupaten Pasuruan di Raci, Bangil. Para PSK itu juga bakal di sidang tindak pidana  ringan (tipiring). “Total ada 20  PSK yang berhasil kami amankan,” tutur Yudha.  Dari mereka yang diciduk  tersebut, diakui Yudha, mereka rata-rata dari Jawa Tengah, Jawa  Barat serta daerah lain di luar  Kabupaten Pasuruan.

“Ada yang  dari Cilacap, Ciamis, dan beberapa  daerah lainnya. Yang jelas, tidak  ditemukan dari Kabupaten Pasuruan,” urainya. Pihaknya sendiri belum bisa memastikan mengapa wilayah Kabupaten Pasuruan menjadi jujukan PSK luar daerah.

Yang  jelas, Yudha memastikan, pihaknya  akan terus melakukan razia pekat untuk memerangi PSK. Razia itu juga disebutkan untuk  menegakkan Perda Nomor 3 Tahun  2017 tentang Penanggulangan Pelacuran di wilayah Kabupaten  Pasuruan. (radar)