Browse By

Bolos, Empat Pelajar Diamankan

Dua petugas Dinas Satpol PP Kota Probolinggo mendata identitas empat pelajar SMA swasta yang bolos.

MAYANGAN – Ketahuan bolos, empat pelajar sebuah SMA swasta di Kecamatan Wonoasih, Kota Probolinggo, diamankan petugas Dinas Satpol PP setempat. Mereka diamankan kemarin (24/8) saat Operasi (Ops) Bina  Siswa.

Operasi sendiri digelar pukul 08.00-11.00 di tujuh titik. Yaitu, di warung belakang STM A. Yani, Taman Maramis,  Taman Manula, Alun-alun Kota Probolinggo, Stadion Bayuangga, GOR Kedopok, dan area warung di  Kelurahan Jerebeng, Kecamatan Kanigaran.

Hendra Kusuma, kasi Ops di Dinas Satpol PP Kota Probolinggo menegaskan, pihaknya memang punya program Bina Siswa. Sasarannya yakni siswa yang  membolos atau berada di luar sekolah saat saat jam pelajaran. “Ops Bina Siswa memang bertujuan menertibkan siswa  yang bolos. Operasi digelar sampai pukul 11.00. Sebab, setelah pukul 11.00, ada sekolah yang sudah pulang,” terangnya.

Dan kemarin, empat pelajar SMA diamankan saat asyik nongkrong di GOR Kedopok, pukul 10.30. Yaitu, MS, MM,  MH, dan EW. Mereka lantas dibawa ke Mako Satpol PP di Kelurahan  Jati, Kecamatan Mayangan, untuk dibina.

Loading...

Satu pelajar misalnya, rambutnya dicukur oleh petugas Satpol PP karena diwarnai. Satpol PP lantas memanggil guru atau penanggung jawab sekolah. “Kami sudah memanggil guru mereka. Kemungkinan sebentar lagi akan datang. Mereka hanya  bolos, tidak ditemukan minum-minuman keras,” imbuhnya.

Hendra berharap, ke depan guru sebagai pengganti  orang tua saat di sekolah, terus mengawasi siswanya. Sehingga, mereka tidak bolos. Pada koran ini, seorang siswa, MS mengaku keluar sekolah pukul 09.30. MS izin sakit. Namun, sebelum  pulang, dia nongkrong di GOR bersama tiga temannya.

“Saya izin sakit. Keluar dari sekolah pukul 09.30. Kemudian ditangkap Satpol PP pukul 10.30,” ungkap remaja berbatik biru itu. (radar)