Browse By

Tak Terima Ditegur, Keroyok Penjaga Vila

Kelima remaja diamankan Polsek Prigen setelah melakukan penganiayaan.

PRIGEN – Lima orang diamankan anggota  Polsek Prigen setelah dipastikan sebagai pelaku pengeroyokan pada Alex Sandra Purnomo, 32, warga Kelurahan Pecalukan, Kecamatan Prigen. Kelimanya tega menganiaya Alex, karena tak terima diingatkan setelah membuat gaduh di vila yang mereka sewa.

Peristiwa itu terjadi sore kemarin (23/8)  sekitar pukul 16.00. Alex yang sehari- harinya bekerja sebagai penjaga vila, merasa terganggu dengan aktivitas pemuda  yang menyewa vila. Namun, hal ini justru memantik emosi pelaku. Mereka lantas menganiaya Alex hingga dahinya berdarah.  

Kelima pelaku, yakni Januar  Riwanto, 24 dan Reza Andika,  20, keduanya warga Desa Sumbergedang, Kecamatan Pandaan; Ahmad Chuzaini, 20, Desa Plintahan, Kecamatan Pandaan;  Reanaldo Eka Saputra, 20, Desa Tawangrejo, Kecamatan Pandaan, dan Deril Yoga, 21, Desa Bakalan,  Kecamatan Purwosari. 

Dengan dahi sobek, Alex melaporkan kejadian ini ke Mapolsek Prigen. Anggota Unit Reskrim Polsek Prigen yang mendapat laporan ini, langsung melakukan penyelidikan. Mereka mendatangi pelaku yang masih berada di vila. Tanpa kesulitan,  kelima pelaku langsung diringkus.  

Loading...

“Lima pelaku tersebut membuat gaduh di dalam vila. Lalu, korban datang menghampiri untuk menegurnya. Ternyata, pelaku ini tak terima saat ditegur. Mereka lantas  ramai-ramai mengeroyoknya,”  ujar Kapolsek Prigen AKP Baktiyono  Hendriyanto.

Saat diamankan,  ditemukan sebuah knuckle atau  roti kalung yang digunakan pelaku untuk menganiaya korban. “Pelaku tak kabur setelah melakukan pengeroyokan. Saat di gerebek, kami dengan mudah mengamankannya,” terang mantan Kapolsek Sukorejo ini.

“Dalam  perkara ini, para pelaku kami jerat dengan pasal 170 KUHP tentang Kekerasan dengan ancaman maksimal tujuh tahun penjara,” jelasnya. (radar)