Browse By

Cegah Pungli, Pemkot Ajukan Kenaikan Gaji Jukir

Juru parkir di sekitar Alun-alun Pasuruan bekerja saat siang hari. Dinas Perhubungan Kota Pasuruan berencana menaikkan gaji juru parkir lebih dari lipat dua.

GADINGREJO – Banyaknya keluhan tentang maraknya pungutan  liar (pungli) pada tarif retribusi parkir jalan umum di Kota Pasuruan, mendapatkan atensi dari pemkot. Karena itu, pemkot berencana mengajukan peningkatan kesejahteraan juru parkir (jukir) melalui Perubahan  Anggaran Keuangan (P-APBD).

Tak tanggung-tanggung, peningkatan kesejahteraan itu  berupa kenaikan gaji. Nilainya, bisa lebih lipat dua dari gaji yang  diterima saat ini.  Kepala Dinas Perhubungan  (Dishub) Kota Pasuruan Lucky Danardono mengatakan, pihaknya terus berupaya untuk memberantas adanya pungli dalam  tarif parkir umum di masyarakat.

Salah satunya dengan melakukan pembinaan pada 113 jukir di Kota Pasuruan setiap Senin. Selain itu, Dishub sedang mengajukan peningkan honor bagi  jukir melalui PAK. Saat ini, ratusan  jukir diberi honor sekitar Rp 300   ribu.

Rencananya, kalau disetujui  oleh DPRD, pihaknya berniat  menaikkan sampai 100 persen  sebesar Rp 700 ribu.  “Ini upaya kami untuk memberantas pungli. Namun, jadi tidaknya honor jukir ditingkatkan,  kami masih menunggu persetujuan anggota dewan dalam  PAK (baca P-APBD),” katanya.

Loading...

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Kota Pasuruan Abdullah Junaedi mengatakan, pihaknya menyambut positif rencana Dishub untuk meningkatkan honor jukir. Sebab, hal ini diharapkan dapat menghilangkan adanya pungli pada tarif parkir. Namun, ia berharap adanya kenaikan honor ini dibarengi dengan peningkatan kinerja ju kir.

Karena  itu, pengawasan dan pembinaan oleh Dishub harus tetap dilakukan.  Sehingga, saat di lapangan tidak  ditemukan pungli lagi dalam bentuk apapun.  “Kalau perlu, Dishub melakukan tindakan tegas. Kalau di temukan  pungli, maka oknum tersebut harus  dipecat,” terangnya. (radar)