Browse By

Curi HP, Dijual Online, Diringkus

Tiga tersangka yang kini sudah ditahan. Dari kiri ke kanan: Agustian, Benny dan Nanang.

BEJI – Jangan sembarangan menjual barang di situs online, apalagi jika barang curian. Jika tidak, bisa bernasib seperti ke tiga sekawan ini. Mereka harus berurusan dengan kepolisian dan kini terancam dipenjara.  Itulah yang dialami Benny Kurniawan, 32, warga Desa Pakijangan, Kecamatan Wonorejo dan Agustian Diki Triwahyudi, 18, warga Kenep, Kecamatan Beji.

Pada 19 Agustus lalu, keduanya mencuri smartphone dan seekor ayam jantan di Desa/Kecamatan Beji. Smartphone itu milik Reny Aisyah Prastiwi, 18, warga Desa/Kecamatan Beji,  Kabupaten Pasuruan. Benny yang indekos di Kelurahan Pogar, Kecamatan Bangil ini, melancarkan aksinya bersama Agustian Diki Triwahyudi sekitar pukul 06.30.

Kapolsek  Beji Kompol Wagiran menyampaikan, aksi pencurian itu dilakukan dengan cara mendorong pagar yang terbuat dari bambu. Kedua pelaku kemudian masuk lompongan. Selanjutnya, mereka menaiki jendela untuk masuk  ke rumah korban.

Di situlah, para pelaku menjarah tiga handphone korban. Handphone yang diembat itu, berupa BlackBerry, Cross, dan Xiomi.  “Pelaku juga sempat mengambil ayam jantan milik korban. Selanjutnya, mereka kabur dengan  membawa barang-barang milik  korban,” ungkap Wagiran.

Loading...

Handphone tersebut kemudian diserahkan ke Nanang Susanto, 28, warga Kelurahan Manaruwi, Kecamatan Bangil. Niat para  pelaku, untuk membantu penjualan handphone tersebut.  Nanang sendiri kemudian meng-upload handphone tersebut ke facebook untuk dipasarkan. Dari situlah, petugas  berhasil melakukan pelacakan.

 “Petugas berhasil melakukan  pelacakan, setelah  korban mengadukan pencurian handphone  tersebut ke polisi,” sampainya. Setelah janjian melalui facebook,  petugas kemudian mendatangi  Nanang Susanto di tempat COD atau janjian. Begitu mendapati handphone diserahkan pelaku,  petugas langsung menciduknya.  

Dari Nanang itulah, merentet nama- nama tersangka lain. Kedua pelaku  pencurian itu pun diringkus. “Ketiganya diringkus malam hari kemudian sekitar pukul 23.00  setelah beraksi,” bebernya.   Kini, karena perbuatannya itu, para pelaku dijerat pasal 363  KUHP jo 56 KUHP tentang Pencurian serta Membantu Kejahatan. Ancamannya, bisa tujuh tahun penjara. (radar)

Incoming search terms:

  • kompol wagiran