Browse By

Pembacok Tetangga Sendiri di Besuk Menyerahkan Diri

Husen menjalani pemeriksaan di Mapolsek Besuk, Senin (21/8).

Nekat Aniaya Tetangga karena Diejek

BESUK – Sempat kabur setelah menganiaya tetangganya, Husen,  55, warga Desa Matekan, Kecamatan Besuk, Kabupaten Probolinggo, akhirnya menyerahkan diri. Kepada  polisi, tersangka mengaku nekat menganiaya korban Susanto, 50, karena tak terima diejek.

Tersangka menyerahkan diri ke Polsek Besuk, Polres Probolinggo, Minggu (20/8) sore. Saat itu, ia langsung menjalani pemeriksaan dan ditahan. Oleh polisi, Husen  disangka melanggar pasal 351  KUHP tentang Penganiayaan.

Kapolsek Besuk AKP Dugel mengatakan, setelah kejadian, pihaknya melakukan penyelidikan dan memburu Husen. Hasilnya,  diketahui tersangka masih berada  di wilayah hukum Polres Probolinggo. “Tersangka Husen sudah berhasil  ditangkap. Minggu sore, tersangka Husen menyerahkan diri ke Mapolsek,” ujarnya, kemarin.

Loading...

Menurut Dugel, dari hasil  penyidikan sementara, penganiayaan itu bermula saat korban pulang dari sawah dan berpapasan  dengan tersangka. Bermula dari  saling mandang dan saling ejek,  akhirnya terjadi perkelahian yang   berujung pembacokan.

“Tersangka emosi karena dikatakan dengan  bahasa menantang. Kemudian,  korban juga sempat memukul tersangka dengan kayu palembang. Karena tidak terima, tersangka terbawa emosi dan membacok korban menggunakan celurit,” jelasnya.

Diketahui, Minggu (20/8), sekitar pukul 07.00 WIB, Susanto dan Husen terlibat perkelahian yang berujung penganiayaan di Gang Mangga Dusun Matekan Utara, Desa Matekan. Akibatnya, Susanto  mengalami sejumlah luka di bagian   tubuhnya.

Di antaranya, luka cukup parah di bagian dada kanan, perut  kanan, paha kanan, dan jari tangan  kanan. Ia pun dilarikan ke RSUD  Waluyojati, Kraksaan, untuk menjalani perawatan medis. Usai membacok korban, tersangka langsung kabur. Namun, Minggu  sore menyerahkan diri ke Mapolsek  Besuk. (radar)

Incoming search terms:

  • pembunuhan di desa kepuh kejayan pasuruan